Perangkat Jaringan Komputer
I.
JUDUL
“ Perangkat Jaringan Komputer “
II.
LANDASAN TEORI
Jaringan komputer dapat
diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer.
Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi.
Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring
di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program,
dan sumber daya komputer lainnya, seperti media penyimpanan, printer,
dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang
berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik
(e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data
dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi
yang terpisah. Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing
resource (sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber
daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Jaringan
komputer juga memiliki beberapa manfaat utama yang dapat kita rasakan dari
terbentuknya jaringan komputer, antara lain :
1) Dapat
saling berbagi (sharing) sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti
harddisk printer, modem, dan lain sebagainya. Dengan demikian terjadi
peningkatan efisiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware.
2)
Dapat saling berbagai (sharing) penggunaan file yang ada pada server atau
pada masing-masing workstation.
3) Akses
ke jaringan memakai nama, kata sandi, dan pengaturan hak untuk data-data
rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi.
4) Pengontrolan
para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat dan oleh orang-orang
tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian
pekerjaan yang sesuai.
5) Mudah
dalam melakukan backup data, karena manajemen yang tersentralisasi.
III.
PEMBAHASAN
Berikut
jenis-jenis perangkat jaringan komputer :
Pengertian Personal Area Network
PAN
(Personal Area Network) adalah jaringan komunikasi satu perangkat lain
dengan perangkat lainnya dalam jarak sangat dekat, hanya dalam beberapa meter
saja. PAN atau Personal Area Network merupakan titik akses ke berbagai
perangkat pribadi seperti komputer, telpon, ponsel, televisi sistem keamanan
rumah yang berbasis data, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.
Kontrol pada PAN dilakukan dengan authoritas
pribadi, dan untuk teknologi yang digunakan antara lain Wireless Application
Protocol (WAP) dan Bluetooth. PAN ini dihubungkan melalui bus yang ada pada
komputer, seperti USB dan Firewire.
PAN
atau Personal Area Network adalah jaringan komputer digunakan untuk komunikasi
antara perangkat komputer. Jangkauan dari PAN biasanya hanya beberapa meter. PAN
dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi
intrapersonal).
Fungsi/Kegunaan Personal Area Network
1.
Menghubungkan perangkat-perangkat
komputer.
2.
Sebagai media komunikasi antara perangkat
sendiri (komunikasi personal).
Karakteristik Jaringan PAN
1.
Kontrol dilakukan dengan authoritas
pribadi.
2.
Data yang ditransmisikan bersifat khas dan
personal karena digunakan hanya untuk kepentingan priadi.
3.
Merupakan titik akses ke berbagai
perangkat pribadi seperti telpon, ponsel, komputer, laptop, televisi, sistem
keamanan rumah berbasis komunikasi data personal, maupun perangkat komunikasi
publik seperti internet.
4.
Teknik dan protokol yang digunakan pada
jaringan PAN antara lain adalah Wireless Application Protocol (WAP), Wifi,
Infrared, Bluetooth, dan sebagainya.
5.
Jangkauannya PAN biasanya hanya beberapa
meter saja.
Contoh Penggunaan Jaringan PAN
Menghubungkan
HP dengan Laptop menggunakan Bluetooth. Menghubungkan Mouse dengan Laptop
menggunakan Bluetooth. Menghubungkan Printer dengan Laptop menggunakan
Bluetooth.
Disamping itu Personal Area Network (PAN) merupakan jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat dekat dari satu orang. Perangkat mungkin atau tidak milik orang tersebut. Jangkauan dari PAN biasanya beberapa meter.
PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan internet (an uplink).
Personal area jaringan kabel mungkin dengan komputer bus seperti USB dan FireWire. A wireless personal area network (WPAN) juga dapat dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA, Bluetooth, UWB, Z-Wave, dan Zigbee.
Disamping itu Personal Area Network (PAN) merupakan jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat dekat dari satu orang. Perangkat mungkin atau tidak milik orang tersebut. Jangkauan dari PAN biasanya beberapa meter.
PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan internet (an uplink).
Personal area jaringan kabel mungkin dengan komputer bus seperti USB dan FireWire. A wireless personal area network (WPAN) juga dapat dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA, Bluetooth, UWB, Z-Wave, dan Zigbee.
Teknologi PAN
J
Bluetooth PAN juga disebut piconet, dan terdiri dari 8 sampai perangkat
aktif dalam hubungan tuan-badak (yang sangat besar jumlah perangkat yang dapat
dihubungkan pada "parkir" mode).
Perangkat
Bluetooth pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat yang
berkomunikasi dengan slave master. J piconet biasanya memiliki jarak 10 meter,
walaupun berkisar hingga 100 meter dapat dijangkau di bawah keadaan ideal.
Inovasi
baru dalam Bluetooth antena ada diizinkan untuk perangkat ini sangat melebihi
jangkauan untuk mereka yang pada awalnya dirancang. Pada DEF CON 12, sekelompok
hacker yang dikenal sebagai "Flexilis" berhasil tersambung dua
perangkat Bluetooth lebih dari setengah mil (800 m) itu.
Mereka
menggunakan antena dengan lingkup dan antena Yagi, semua terpasang ke senapan
saham. J terpasang kabel antena ke Bluetooth kartu di komputer. Mereka kemudian
dinamakan antena "The BlueSniper."
Skinplex,
PAN teknologi lain, transmit melalui capacitive dekat bidang kulit manusia.
Skinplex dapat mendeteksi dan berkomunikasi hingga satu meter dari tubuh
manusia. Sudah digunakan untuk kontrol akses untuk mengunci pintu dan kemacetan
perlindungan mobil di atap mobil.
Wireless PAN
J
WPAN (wireless personal area network) adalah jaringan area pribadi untuk
jaringan yang terpusat di sekitar perangkat interconnecting perorangan dari kerja
di mana sambungan nirkabel.
Umumnya,
personal area jaringan nirkabel menggunakan beberapa teknologi yang
memungkinkan komunikasi dalam waktu sekitar 10 meter. Dengan kata lain, yang
sangat jarak dekat. Salah satu teknologi Bluetooth, yang digunakan
sebagai dasar untuk sebuah standar baru, IEEE 802, 15.
J
WPAN dapat melayani semua interkoneksi ke komputer dan berkomunikasi biasa pada
perangkat yang memiliki banyak orang di meja mereka atau membawa mereka dengan
hari ini atau bisa melayani tujuan yang lebih khusus seperti mengizinkan ahli
bedah dan anggota tim lainnya untuk berkomunikasi selama suatu operasi.
Kunci
konsep dalam teknologi WPAN dikenal sebagai "plugging dalam". Dalam
skenario yang ideal, jika dua WPAN dilengkapi perangkat menjadi dekat (dalam
beberapa meter satu sama lain) atau dalam waktu beberapa kilometer dari server
pusat, mereka dapat berkomunikasi seakan-akan terhubung dengan kabel.
Fitur
penting lain adalah kemampuan masing-masing untuk mengunci perangkat dari
perangkat lain yang selektif, perlu mencegah gangguan yang tidak sah atau akses
informasi.Teknologi untuk WPAN adalah dalam masa pertumbuhan yang cepat dan
proses pembangunan. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi operasi halus di
antara rumah atau bisnis perangkat dan sistem.
Setiap
perangkat di dalam WPAN akan dapat menyambungkan ke perangkat lain yang sama
dalam WPAN, asalkan mereka dalam berbagi fisik satu sama lain. Selain itu,
seluruh dunia akan WPANs interkoneksi. Jadi, misalnya, sebuah situs dalam
archeologist di Yunani mungkin menggunakan PDA akses langsung ke database di
University of Minnesota di Minneapolis, dan untuk mengirimkan temuan ke
database.
Pengertian LAN
LAN
adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat kecil
atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau di
dalam satu ruangan saja.
Saat
ini, sebagian besar LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dan dilengkapi
perangkat switch dengan kecepatan tranfer data 10, 100, atau 1000 Mbits/
second. Selain itu, ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang banyak dipakai
untuk membentuk LAN, dimana area yang menyediakan koneksi LAN
berteknologi Wi-fi disebut dengan hotspot.
Pada
umumnya jaringan LAN digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang
berada di dalam wilayah kecil atau berdekatan. Misalnya jaringan komputer di
dalam ruang laboratorium sekolah yang saling terhubung sehingga proses
pertukaran data bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
Karakteristik LAN
1. LAN
berada dalam ruang lingkup geografi yang lebih sempit (area kantor, kampus,
sekolah, dan rumah).
2. LAN
memiliki kecepatan perpindahan data yang lebih tinggi.
3. LAN
dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya jalur telekomunikasi. Dengan kata
lain, LAN tidak membutuhkan akses internet.
Fungsi Jaringan LAN
Fungsi
utama jaringan LAN adalah untuk
menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi
lebih mudah dan cepat.
Tujuan LAN adalah sebagai berikut:
1. Untuk
menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
2. Untuk
memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam
jaringan.
3. Untuk
memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di
dalam jaringan.
4. Membantu
menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai
secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).
Komponen Dasar Jaringan LAN
1. Workstation,
yaitu node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
2. Server,
yaitu suatu hardware (perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan
dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan.
3. Link,
yaitu bagian dari jaringan LAN yang menghubungkan peralatan seperti workstation
dan server secara fisik.
4. Network
Interface Card (NIC), yaitu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk
menangani network protocol.
5. Network
Software, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN
berfungsi sebagaimana mestinya.
Kelebihan LAN
1. Berbagai
sumber daya (resource), dengan LAN maka pengguna dapat saling berbagi sumber
daya yang ada di setiap komputer.
2. Data
terpusat, data yang ada pada setiap komputer di dalam jaringan LAN dapat
disimpan di satu tempat, yaitu di server. Dengan adanya server maka setiap
pengguna dapat mengakses file yang ada di masing-masing kompuer.
Kekurangan LAN
1. Keamanan
yang rentan, hal ini terjadi karena setiap komputer dapat diakses oleh setiap
penggunanya. Mungkin saja ada pengguna yang tidak dapat menjaga kerahasiaan
data dan password yang dimilikinya sehingga pengguna tak sah dapat menerobos
masuk.
2. Masalah
pada server pusat, jika terjadi masalah pada server pusat maka akan berakibat
buruk pada seluruh jaringan LAN. Misalnya, jika server pusat terinfeksi virus
maka seluruh komputer di dalam jaringan akan terinfeksi.
3. Instalasi
cenderung mahal, pada dasarnya biaya instalasi tergantung besarnya
infrastruktur dan juga kondisi geografi, dan jenis topologi jaringannya. Namun,
instalasi LAN pada umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Pengertian Man
MAN
atau Metropolitan Area Network adalah sebuah jaringan komputer di dalam suatu
kota, dengan transfer data yang berkecepatan tinggi, yang menghubungkan
berbagai lokasi misalnya kampus, perkantoran, pemerintahan, dan lain
sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan pada
jaringan MAN ini diantara 10-50 Km, MAN merupakan jaringan yang tepat untuk
membangun jaringan antar kantor di dalam satu kota atau antara pabrik/instansi
serta kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Di
dalam jaringan MAN ini hanya ada satu atau dua buah kabel yang fungsinya
sebagai pengatur paket data, melalui kabel output. Namun ada alasan utama dalam
memisahkan MAN sebagai kategori yang khusus, yaitu telah ditentukannya standar
untuk MAN. Standar ini sekarang sedang diimplementasikan. Standar itu disebut
dengan DQDB atau (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE.
DQDB terdiri dari dua buah kabel, ialah unidirectional dimana semua komputer
dihubungkan.
Ada
dua jenis koneksi yang biasanya digunakan, yang pertama adalah koneksi dengan
cara menggunakan wireless dan yang kedua menggunakan kabel fiber optik.
Contohnya pada jaringan Bank atau sistem online perbankan. Setiap Bank tentu
mempunyai kantor pusat dan kantor cabang. Dan di setiap kantor cabang atau
pusat, tentu mempunyai LAN. Penggabungan LAN di setiap kantor akan membentuk
sebuah jaringan MAN. Biasanya MAN menunjang data teks suara dan dapat berhubungan
dengan jaringan televisi kabel dan gelombang radio.
Fungsi MAN
Dalam
membangun dan mengimplementasi sebuah sistem jaringan yang mengkolaborasikan
antar server, yaitu untuk memenuhi kebutuhan internal perusahaan dan juga
pemerintah dalam mengkoordinasikan suatu jaringan yang digunakan sehingga dapat
melakukan kegiatan seperti misalnya messenger, chat, video dan lain
sebagainya dengan bandwidth lokal.
Kelebihan Jaringan MAN
MAN
juga mampu mencakupi kawasan yang lebih luas dibanding dengan LAN. Jaringan MAN
sering dioperasikan di bandara, dengan gabungan beberapa buah sekolah dan suatu
daerah. Dengan mengoperasikan sebuah jaringan yang keterhubungan yang besar,
maka informasi dapat disebarkan dengan lebih luas. Lebih cepat dan bermakna.
Perpustakaan umum dan agen pemerintahan biasanya menggunakan jaringan MAN.
Kekurangan Jaringan MAN
MAN
hanya berlaku jika komputer pribadi bisa bersaing atau sebagai terminal. Bila
suatu komputer pribadi digunakan sebagai terminal, dan memindahkan file untuk
membolehkan pengguna dalam mengambil file atau download dari hos atau
menghantar data ke hos atau upload. Download file artinya membuka dan mengambil
data dari komputer pribadi yang lain, dan menghantar komputer yang berkenaan
dengan yang diminta oleh pengguna.
Keuntungan Jaringan MAN
1. Server
pada kantor pusat berguna sebagai pusat data dari kantor cabang.
2. Transaksi
yang real time yaitu data pada server pusat diupdate saat itu juga, misalnya
pada ATM Bank pada wilayah nasional.
3. Komunikasi
antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).
Kerugian Jaringan MAN
1. Biaya
operasionalnya mahal.
2. Instalasi
dalam infrastrukturnya bukan hal yang mudah.
3. Sulit
bila terjadi trouble jaringan atau network trouble shoot.
Pengertian Jaringan WAN
Jaringan
WAN adalah Jaringan area luas , merupakan jaringan komputer yang mencakup area
yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau
bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan
router dan saluran komunikasi publik.
WAN
digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan
lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat
berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Kecepatan
transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps
(atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan
performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon,
satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Perangkat (Hardware) Utama Jaringan WAN
· Router
LAN
mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan menganalisa berdasarkan
informasi alamat pada layer 3. Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke
interface WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.
Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan dapat
berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur jaringan dengan
menyediakan kontrol dinamis melalui sumber daya dan mendukung tugas dan tujuan
dari jaringan. Beberapa tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi
yang reliabel, kontrol manajemen dan fleksibilitas.
·
CSU/DSU
Jalur
komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai. Untuk jalur
digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU)
dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat yang
disebut CSU/DSU.
·
Modem
Modem
adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk mempersiapkan data untuk transmisi
melalui local loop. Modem lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog
dibandingkan digital. Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan
memodulasi dan demodulasi sinyal. Sinyal digital ditumpangkan ke sinyal
suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan. Pada sisi penerima
sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal digital atau demodulasi.
·
Communication Server
Communication
Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remote akses ke
LAN. Communication Server memiliki beberapa interface analog dan digital
serta mampu melayani beberapa user sekaligus
Fungsi Jaringan WAN
·
Mengintegrasikan dan menggabungkan
jaringan LAN dan MAN menjadi satu
·
Mempermudah dan mempercepat arus informasi
dan komunikasi
·
Meningkatkan efisiesnsi perpindahan arus
informasi
·
Menghemat biaya operasional
·
Mencegah terjadinya miskomunikasi
·
Mendukung operasionalitas dari sebuah
perusahaan multinasional dan internasional
Standar Jaringan WAN
WAN
menggunakan OSI layer tetapi hanya fokus pada layer 1 dan 2. Standar WAN pada
umumnya menggambarkan baik metode pengiriman layer 1 dan kebutuhan layer 2,
termasuk alamat fisik, aliran data dan enkapsulasi. Dibawah ini adalah
organisasi yang mengatur standar WAN.
Kelebihan jaringan WAN
·
Berbagi informasi/file melalui area yang
lebih besar.
·
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat
menggunakan data yang sama.
·
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas
sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
·
Jika terkoneksi dengan jaringan internet
transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
·
Dapat berbagi resources dengan koneksi
workstations.
Kekurangan WAN
·
Biaya operasional mahal karena
maintenanya sangat luas.
·
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan
WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat
mahal.
·
Memerlukan Firewall yang baik untuk
membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
·
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari
luar lainnya.
Pengertian Komputer Server
Komputer
server merupakan komputer yang melayani permintaan komputer client dengan
menyediakan berbagai sumber daya seperti memori yang lebih besar, hardisk
dengan kapasitas tinggi, printer yang bisa digunakan bersama dan lain-lainnya.
Fungsi Komputer Server
·
Melayani permintaan komputer client.
·
Menyediakan resource untuk di gunakan
bersama baik itu perangkat keras ataupun berupa aplikasi agar dapat
di gunakan di semua komputer client di dalam jaringan.
·
Mengatur
lalu lintas data.
·
Menyimpan file, data untuk di akes bersama
menggunakan file sharing.
·
Mengatur hak akses level dalam jaringan,
sehingga tidak semua client bisa membuka data yang di simpan di komputer
server.
·
Menyediakan database atau aplikasi yang
dapat di jalankan di semua komputer.
·
Melindungi komputer client dengan memasang
firewall atau anti malware di komputer server. .
Jenis Komputer Server
Komputer
server ada berbagai jenis, seperti lokal server yang di gunakan khusus di
jaringan lokal atau hosting server yang biasanya kita gunakan di internet.
Fungsinya
pada dasarnya tetaplah sama, hanya mungkin penempatan dan tujuannya di buat
berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti webserver, database
server, file server, game server, proxy server, printer,dsb
Pengertian Komputer Client
Komputer
client adalah komputer yang digunakan untuk meminta layanan tertentu dari
komputer server. Layanan tersebut bisa jadi data, file, gambar, printer, maupun
yang lainnya. Oleh karena itu, di dalam komputer client dibutuhkan suatu aplikasi tertentu
agar dapat mengakses layanan dari komputer server.
Akses
yang diberikan komputer client pun cukup cepat karena tidak melakukan tugas
lain dalam waktu bersamaan, seperti halnya komputer server. Oleh karena itu,
komputer ini cukup baik digunakan sebagai sebuah sistem keamanan dan
administrasi perusahaan, sebab akses yang dilakukan dapat dibatasi.
Fungsi Komputer Client
·
Menjalankan sebuah program secara maksimal
karena tidak terganggu dengan tugas lainnya.
·
Menjadi sistem keamanan administrasi bagi
perusahaan atau instansi pemerintah lainnya.
·
Digunakan untuk mengakses beberapa data
yang terdapat dalam komputer server dengan pembatasan tertentu.
Pengertian HUB
Hub
atau yang lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang
berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya
asalkan masih dalam lingkup jaringan yang sama. Artinya komputer atau perangkat
yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi antara satu sama
lain.
Umumnya,
perangkat hub memiliki banyak port ethernet yang tentunya berfungsi untuk
menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain. Terhubungnya perangkat dengan
port hub, maka artinya semua perangkat akan disambungkan pada jaringan LAN.
Setelah itu barulah setiap perangkat bisa melakukan pertukaran data satu sama
lain dengan sangat mudah.
Fungsi HUB
Hub
memiliki fungsi agar suatu perangkat dapat saling terhubung satu sama lain dan
sekaligus juga dapat berbagi mengenai berbagai macam informasi seperti dokumen
dan file lainnya. Dengan demikian, komputer yang terhubung dengan hub bisa
saling bertukar data. Biasanya hub ini menggunakan sistem jaringan LAN
kecil yang hanya memiliki kompleksitas jaringan yang tidak terlalu tinggi.
Jemis HUB
·
Passive hub, adalah hub yang mempunyai
kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat
lain yang terhubung dengan hub
·
Active hub, adalah hub yang menerima data
dari perangkat yang terhubung dengan hub ini. Lalu kemudian mampu untuk
memperkuat keamanan data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung
pada hub tersebut
·
Intelligent hub, yakni adalah hub yang
dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan yang berguna, sehingga dengan itu
dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang
terjadi pada hub tersebut
Cara Kerja HUB
Hub
sebenarnya bekerja dengan menerima data dari perangkat yang terhubung, dan
dapat mengirimkannya ke perangkat lain yang juga terhubung dengan port hub
bersangkutan. Namun sayangnya, Hub tidak dilengkapi dengan fitur pemilihan
pengiriman, sehingga perangkat ini tidak bisa mengetahui tujuan pengiriman
data. Oleh sebab itu, hub akan mengirimkan data secara otomatis ke semua
perangkat yang terhubung dengan hub.
Tidak
dapat memilih tujuan pengiriman data rupanya membuat Hub dirasa tidak begitu
efisien jikalau digunakan untuk mengirimkan data secara pribadi. Hal ini
dikarenakan hub sendiri secara otomatis akan mengirimkan data ke semua port
secara bersamaan, sehingga artinya akan membuat penggunaan bandwidth jaringan
meningkat. Maka tidak heran apabila kita menggunakan hub kerap kali koneksi
komputer akan menjadi lambat.
Pengertian Switch
Switch
adalah pengalih jaringan atau sebuah alat yang menjalankan penghubung tidak
terlihat penghubung penyekat (segmentation) dari banyak jaringan dengan
mengalihkan dengan melihat alamat MAC. Switch pada jaringan dapat dipakai untuk
menghubungkan komputer atau penghala pada sebuah area yang terbatas, Switch
juga bekerja di lapisan data terhubung (data link). Cara kerja Switchmirip pada
jembatan (bridge), namun Switch mempunyai beberapa port menjadikan sering
disebut dengna multi port bridge (jembatan pancaporta).
Fungsi Switch
Fungsi
Switch adalah untuk manajemen lalu lintas yang ada di sebuah jaringan komputer,
Switch mempunyai tugas mentransfer suatu paket data untuk sampai ke tujuan
dengan perangkat yang tepat. Switch ini juga juga mempunyai fungsi mencari
jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan pengiriman paket data yang
efisien tujuannya.
Jenis-Jenis Switch
·
Switch layer 2 , adalah switch yang
operasi data link layer terdapat pada lapisan model OSI. Switch dapat
meneruskan paket dengan melihat alamat MAC tujuan, switch juga dapat
menjalankan fungsi bridge antar segmen-segmen LAN (Local Area Network) sebab
switch mengirimkan paket-paket data dengan cara melihat alamat yang akan
ditujukan tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
·
Switch layer 3 , adalah switch yang
terletak di network layer yang berada di lapisan model OSI. Dimana switch dapat
meneruskan paket data memakai IP Addres. Switch layer 3 (tiga) biasa disebut
dengan switch routing maupun switch multilayer.
Adapun
beberapa tipe switch antara lain sebagai berikut:
·
ATM Switch, ialah mode transfer yang
dibuat berupa sel-sel. Maksud asinkronus adalah mengulang sel yang mengandung
informasi dari user dengan tidak menggunakan periodik.
·
ISDN Switch (Integrated Services Digital
Network) , Switch atau Frame Relay Switch Over ISDN ini seringkali ada di
Service Provide bekerja seperti pada switch, tetapi mempunyai perbedaan pada
interface yang dipakai dalam bentuk ISDN card atau ISDN router.
·
DSLAM Switch, A Digital Subscriber Line
Access Multiplexer (DSLAM, baca dee-lam) membuat telepon garis untuk membuat
koneksi cepat ke internet. Digital Subscriber Line Acces Multiplexer ini adalah
perangkat jaringan, yang berada di bursa telepon dari penyedia layanan.
Layanan
yang terhubung ke beberapa pelanggan Digital Subscriber Lines (DSLs) dengan
kecepatan tinggi backbone internet line memakai multiplexing teknik. Dengan
ditempatkannya DSLAMs pada lokasi terpencil dengan sentral telepon, perusahaan
telepon menyediakan layanan DSL ke lokasi sebelumnya pada luar jangkauan
efektif.
·
Ethernet Switch, Switch Ethernet merupapan
LAN interkoneksi perangkat yang bekerja di lapisan data-link (lapisan dua) dari
model referensi OSI, saklar pada dasarnya serupa dengan jembatan, tetapi
mendukung jumlah yang lebih besar dari segmen LAN tersambung dan mempunyai
kemampuan manajemen yang lebih banyak.
LAN
modern semakin diganti media bersama diaktifkan, dengan melakukan instalasi
switch etherne dan jembata di tempat hub dan repeater. Partisi logis ini adalah
lalu lintas ke perjalanan hanya beberapa segmen jaringan pada jalur antara
sumber dan tujuan.
Cara Kerja Switch
Cara
kerja Switch adalah dengan menerima paket data dari suatu port lalu akan
melihat MAC (Media Acces Control) tujannya dan juga membantun suatu koneksi
logika dengan port yang telah terhubung dengan node maupun perangkat tujuan.
Sehingga
selain port yang dituju tidak dapat menerima paket data yang dikirimkan dan
akan mengurangi adanya tabrakan data atau dinamakan dengan collision. Setiap
perangkat yang terhubung ke port tertentu, MAC addresnya dan akan dicatat di
MAC address table yang nantinya akan disimpan di memori chache switch
Pengertian Bridging (Bridge)
Bridge
merupakan sebuah alat yang bisa menghubungkan suatu jaringan komputer yakni LAN
(Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge tersebut bisa
menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda (contohnya seperti Ethernet
atau juga Fast Ethernet), atau tipe jaringan yang serupa lainnya. Bridge ini
juga ialah alat yang dapat mempelajari alamat link yang terdapat pada tiap-tiap
perangkat yang terhubung dengannya danjuga dapat mengatur alur frame itu dengan
berdasarkan alamat tersebut.
Macam Jenis Bridge
·
Bridge Lokal
Bridge
Lokal ini merupakan jenis bridge paling sederhana. Bridge lokal ini dipergunakan
yakni sebagai pemecahan jaringan pada lokasi yang berdekatan, serta biasanya
dapat/bisa dilakukan dengan menggunakan koneksi kabel biasa.
·
Bridge Remote
Bridge
Remote ini merupakan jenis bridge yang digunakan untuk membuat suatu bentuk WAN
yang basicnya itu merupakan LAN. Jadi suatu jaringan LAN itu dapat dibuat
menjadi jaringan yang lebih luas dengan menggunakan bridge remote. Dengan
begitu, komunikasi antara instansi yang memiliki lokasi cukup jauh dapat/bisa
tetap terjalin dengan menggunakan koneksi jaringan LAN.
·
Bridge Wireless
Bridge
wireless ini terkadang diimplementasikan pada penggunaan hotspot. Bridge
wirelless ini akan menggabungkan koneksi kabel dengan koneksi tanpa kabel.
Untuk dapat menerima sinyal data, memakai kabel, sedangkan untuk dapat
meneruskan serta mentransmisikan data, itu digunakan koneksi wirelees atau
nirkabel.
Fungsi Bridging (Bridge)
o
Untuk Penghubung antara 2 Jaringan di
Tempat Jauh
o
Otonomi dari beberapa Jaringan
o
Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan
Cara Kerja Bridge
Untuk
dapat memahami cara kerja bridge, bridge ini bisa disamakan seperti ‘repeater
yang cerdas’. Repeater ini bekerja yakni dengan proses menerima sinyal yang
datang dari sebuah kabel jaringan dan juga melaksanakan amplifikasi pada sinyal
itu, lalu kemudian itu mengirimkan sinyal ituke kabel jaringan yang lainnya.
Repeater itu juga melakukan proses ini secara buta tanpa mengamati isi pesan
yang terkandung di dalam sinyal tersebut.
Kelebihan Bridge
Kelebihan
dari bridge ini Ialah hanya dapat bekerja pada lapisan Data Link, sehingga dari
hal tersebut tidak dapat terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol
lainnya. serta bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti misalnya
NetBEUI serta LAT yang tidak harus dilayani oleh router.
Kekurangan Bridge
Bridge
ini mempunyai kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi dengan melalui
jalur atau protokol yang berbeda. serta bridge juga hanya dapat meneruskan
paket dari satu (1) jaringan ke jaringan yang lain dengan kecepatan 10 MBPS.
dan juga Bridge juga hanya dapat meneruskan transmisi itu tanpa dapat
menerjemahkan komunikasi antar protokol.
Pengertian Router
Router adalah
suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan
beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda
dari sisi teknologinya.
Router
juga suatu hardware jaringan komputer yang berfungsi untuk mengirimkan paket
data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat komputer ke perangkat
lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.
Setiap
router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang
dapat disetting sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu,
pada router juga terdapat NAT (Network Address Translator) yaitu
fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat
di-sharing ke alamat IP lain.
Fungsi Router
Fungsi
utama dari setiap router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih
agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Adapun
beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
·
Untuk menghubungkan beberapa jaringan
sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan
lainnya.
·
Untuk mentransmisikan informasi atau data
dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain
·
Untuk menghubungkan suatu jaringan lokal
dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal
dengan DSL router.
Jenis-Jenis Router
·
Berdasarkan Pengaplikasiannya
1. Router
Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem
operasi komputer sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja
layaknya router. Beberapa aplikasinya diantaranya : Wingate, WinProxy, Winroute,
Spygate
2. Router
Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan
kemampuan tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk : Membagi alamat IP (IP
address), Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai
acces point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut
Hot Spot Area.
3. Router
PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga
dapat berfungsi sebagai router. Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada
pada komputer tersebut yaitu : Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan
RAM 64, terdapat LAN Card, Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.
·
Berdasarkan Mekanismenya
1. Router
Statis, yaitu router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan)
dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
2. Router
Dinamis, yaitu router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat
berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang
administrator jaringan.
3. Router
Wireless, yaitu router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya
mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.
Pengertian Kabel Jaringan
Kabel
jaringan adalah sebuah perangkat keras komputer, yang mana berbentuk
seperti kabel serta dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sebagai
penghubung. Kabel jaringan digunakan agar bisa menghubungkan dari satu perangkat
jaringan ke perangkat lainnya ataupun menghubungkan 2 hingga
lebih komputer untuk dapat berbagi daya. Kabel jaringan berperan sebagai media
transmisi yang terarah di dalam jaringan komputer.
Kabel
jaringan sendiri memiliki beberapa tipe yang memang disesuaikan dengan
kebutuhan pengguna, topologi
jaringan yang digunakan, ukuran jaringan, kondisi, dan
protocol. Ada 3 tipe kabel jaringan yang banyak digunakan saat ini. Berikut ini
penjelasannya lebih detail terkait setiap tipe kabel jaringan:
·
Kabel Coaxial
Jenis
kabel yang mana di dalamnya terdapat 2 penghantar, salah satu penghantar berada
di tengah kabel sedangkan penghantar lainnya dikelilingi dengan penghantar
lainnya dengan pola seperti melingkar. Prinsip dari kabel coaxial ini adalah
menghantarkan arus atau sinyal yang berasal dari sumber menuju tujuan yang
diinginkan.
Namun
sayangnya jenis kabel ini memang sudah mulai ditinggalkan dikarenakan jenis
port yang digunakan untuk konektor BNC agak sulit ditemukan di dalam perangkat
komputer atau jaringan. Tak hanya itu saja, instalasi untuk jenis kabel ini
hanya daoat dilakukan oleh orang yang benar benar ahli di bidangnya dikarenakan
butuh keahlian ekstra saat memasang konektor.
·
Kabel Twisted Pair
Kabel
jaringan yang terdiri dari beberapa kabel berpasangan. Sama hal nya dengan
jenis kabel coaxial, prinsip kerja dari kabel twisted pair adalah menghantarkan
arus atau sinyal yang berasal dari sumber. Kabel twisted pair terbagi dalam
beberapa jenis, yaitu kabel STP (Shielded Twisted Pair) dan
kabel UTP (Unshielded Twisted Pair).
Kabel
STP memiliki pembungkus yang berbahan dasar tembaga atau alumunium foil,
material pembungkus ini memang dirancang agar dapat mengurangi gangguan
elektrik yang biasa sering terjadi. Dan untuk kabel UTP merupakan kabel yang didalamnya terdapat 4
pasang kabel yang terpilin, hampir sama dengan kabel telepon. Kabel Twisted
Pair dapat menjangkau hingga 100 meter, tidak lebih dari jarak tersebut. Untuk
kecepatannya sendiri beragam, mulai 10 Mb/detik hingga 10000 Mb/detik.
·
Kabel Fiber Optik
Untuk
jenis kabel jaringan yang satu ini menggunakan material tembaga untuk media
penghantarnya. Kabel ini berbahan dasar serat kaca atau plastic dengan ukuran
yang sangat tipis.
Karena
berbahan dasar kaca, maka tentu saja sinyal yang dikirim melalui fiber optic merupakan
cahaya yang berasal dari sumber munju tujuan. Sehingga tidak heran jika
transmisi menggunakan jenis kabel ini akan lebih cepat dibandingkan dengan
jenis kabel jaringan lainnya. Hanya saja seringkali terjadi noise saat kabel
tertekuk.
Fungsi Kabel Jaringan
Fungsi
kabel jaringan adalah agar dapat mentransmisikan data-data yang
di dapatkan dari server dan ditransmisikan ke komputer client atau user. Tentu
saja proses transmisi data ini menggnakan konektivitas dengan menggunakan
kabel. Kehadiran jaringan kabel tentu saja dapat membangun sebuah jaringan
hanya dengan mengkoneksikan kabel pada server, user, serta perangkat keras yang
ada di dalam jaringan.
Penggunaan
kabel jaringan lebih murah dan menjangkau seluruh pelosok dibandingkan dengan
wireless. Sehingga penggunaan kabel jaringan masih cukup populer di kalangan
masyarakat saat ini.
Kabel
jaringan merupakan salah satu perangkat
keras dari komputer yang berbentuk seperti kabel yang dirancang
khusus serta memiliki kriteria tertentu untuk bisa menjadi penghubung. Dapat
dikatakan jika kabel jaringan merupakan media transmisi terarah yang ada di
dalam jaringan komputer.
Selain
itu penggunaan dari kabel jaringan juga perlu dukungan berbagai macam perangkat keras yang berkualitas dan memadai, sehingga
proses transmisi dan transfer data akan lebih baik dan terhindar dari gangguan.
Kelebihan Kabel Jaringan
·
Kabel jaringan lebih menjangkau hingga
daerah-daerah pelosok yang belum terdapat akses wireless
·
Biaya untuk membangun menggunakan kabel
jaringan lebih murah dibandingkan dengan wireless
·
Jaringan lebih stabil saat mentransmisikan
data
·
Tidak terpengaruh dengan cuaca di sekitar
Kekurangan Kabel jaringan
·
Membutuhkan banyak kabel, apalagi untuk
jaringan yang luas dan besar
·
Dalam penempatan kabel, jangan sampai
terjadi masalah seperti kabel robek akibat digigit hean pengerat.
·
Instalasinya melibatkan banyak kabel
sehingga membuat tampilannya tidak terlihat rapi
Pengertian Adapter
Wireless
adapter adalah yang di pakai oleh komputer client untuk menerima dan mentrasmisikan
sinyal.Wireless adapter mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan sebuah
access ponit,tetapi lebih sederhana.Apabila dalam sebuah access point terdapat
memory maupun processor,maka pada wireless adapter penggunaanya tidak
sekompleks access point.
Wifi
adapater atau wireless adapter adalah perangkat hardware yang dipasang pada
komputer agar komputer tersebut dapat terhubung dengan jaringan wireless atau
jaringan wifi.
Wifi
adapter selalu terpasang pada sisi klien wifi. Wireless sendiri berarti koneksi
tanpa kabel, antara komputer dengan komputer lain terhubung dengan menggunakan
gelombang electromagnet. Banyak sekali koneksi wireless, antara lain jaringan
GSM, Satelit VSAT, 4G, CDMA, Radio FM, TV dan Radio komunikasi lainnya.
WiFi
sendiri adalah salah satu jenis jaringan tanpa kabel atau wireless yang
menggunakan gelombang electromagnet sebagai media penghantar dan
beroperasi pada frequency 2.4 GHz dan 5 GHz. Setiap perangkat yang akan
terhubung ke jaringan wifi harus tersedia dengan WiFi adapter.
Jenis Wifi Adapter
A.
WiFi Adapter Single band
WiFi
adapter single band adalah wifi adapter yang beroperasi pada satu jenis
frequency saja, bisa 2.4 GHz bisa juga 5 GHz. Jenis sinyal yang dikirim oleh
wifi single band adalah satu jenis sinyal saja, yaitu yang menggunakan
frequency, 2.4 atau 5 GHz saja.
Jika
kita menggunakan wifi adapater 2.4 GHz maka kita cuma bisa mengirimkan dan
menerima sinyal dari perangkat WiFi yang menggunakan Fequency 2.4 GHz saja. Sama
halnya jika kita menggunakan wifi adapater 5 GHz maka kita cuma bisa
mengirimkan dan menerima sinyal dari perangkat WiFi yang menggunakan Fequency 5
GHz saja.
Bagaimana
caranya saat kita menggunakan wifi adapater single band tapi ingin menangkap
sinyal dari perangkat wifi yang berbeda frequency. Tidak ada cara lain selain
mengganti wifi adapater dengan frequency yang sesuai.
Misalnya jika kita menggunakan freq 2.4 GHz tapi ingin menangkap sinyal dari wifi 5 GHz, maka yang mesti kita lalukan adalah mengganti wifi adapter 2.4 dengan 5 GHz. Jadi kita mesti menyiapakan dua wifi adapter sekaligus, 2.4 dan 5GHz, dan harus berganti-ganti sesuai dengan kebutuhan atau keperluan kita.
Misalnya jika kita menggunakan freq 2.4 GHz tapi ingin menangkap sinyal dari wifi 5 GHz, maka yang mesti kita lalukan adalah mengganti wifi adapter 2.4 dengan 5 GHz. Jadi kita mesti menyiapakan dua wifi adapter sekaligus, 2.4 dan 5GHz, dan harus berganti-ganti sesuai dengan kebutuhan atau keperluan kita.
B.
Wifi adapter dual band
Menggunakan
dua buah wifi adapter single band tidak praktis sehingga dibuatlah sebuah
perangkat hardware wifi adapter tunggal yang dapat beroperasi atau bekerja
dengan dua frequency sekaligus.
Dengan
WiFi adapater dual band kita dapat mengirim dan menerima dua jenis sinyal
sekaligus, yaitu yang menggunakan frequency 2.4 GHz dan 5 GHz melalui satu
perangkat wifi adapater yang sama. Jadinya kita tidak perlu berganti-ganti
perangkat wifi adapter lagi.
Pilihan
penggunaan frequency wifi tergantung pada jenis sinyal yang dipancarkan oleh
perangkat Wifi Access Point sebagai pusat koneksi. Wifi adapter hanya
menyesuaikan dengan sinyal dari Wifi access point atau AP router yang ada di
jaringan.
Frequency 2.4 GHz dan 5 GHz memiliki karakter yang bertolak belakang, Freq 2.4 GHz memiliki kelebihan jangkauan yang jauh sedangkan wifi 5 GHz memiliki kelebihan pada bandwidth yang besar.
Frequency 2.4 GHz dan 5 GHz memiliki karakter yang bertolak belakang, Freq 2.4 GHz memiliki kelebihan jangkauan yang jauh sedangkan wifi 5 GHz memiliki kelebihan pada bandwidth yang besar.
Jika
anda ingin memasang menjadikan wifi pada komputer atau laptop anda dapat
bekerja atau tersambung ke jaringan wifi 2.4 dan 5 GHz tanpa harus menggunakan
dua wifi adapter maka anda harus menggunakan wifi adapter jenis dual Band.
Pengertian Access Point
Access
point adalah sebuah perangkat dalam jaringan komputer yang dapat
menciptakan jaringan lokal nirkabel atau WLAN (Wireless Local Area Network).
Access point akan dihubungkan dengan router atau hub atau switch melalui kabel Ethernet dan
memancarkan sinyal wifi di area tertentu. Untuk dapat terhubung dengan jaringan
lokal yang telah dikonfigurasikan tersebut, perangkat harus melalui access
point.
Access
point terdiri dari antenna dan transceiver, dan bertindak sebagai pusat
pemancar dan penerima sinyal dari dan untuk client server. Access point tidak
dapat mengatur aliran data seperti router, access point hanya akan menyambungkan
atau tidak menyambungkan suatu perangkat yang mencoba untuk terhubung dengan
jaringan, berdasarkan benar atau tidaknya password yang diberikan pengguna
perangkat.
Fungsi Access point
·
Untuk mengizinkan atau menolak perangkat
yang memiliki akses wifi (misalnya laptop, PDA, smartphoe, dkk)
·
Untuk terhubung dengan jaringan lokal yang
sama.
·
Untuk memancarkan atau mengirimkan sinyal
koneksi data dan internet melalui gelombang radio.
·
Untuk mengatur agar access point berfungsi
sebagai DHCP (Dynamicc
Host Configuration Protocol) Server.
·
Untuk mengatur akses yang didapatkan suatu
perangkat.
·
Untuk menerapkan fitur keamanan Wired
Equivalent Privacy atau WEP dan Wi-Fi Protected Access atau WAP.
Cara Kerja Access point
Access point bekerja dengan menyediakan
koneksi antara jalur data sinyal RF yang dibentuk oleh wifi dengan jalur data
elektrik yang dibentuk oleh kabel Ethernet. Selain itu, access point juga
melakukan pengontrollan akses, enkripsi data,
toleransi kesalahan, serta manajemen jaringan.
Access
point umumnya disandingkan dengan Router. Ketika terdapat perangkat client yang
mencoba mengakses jaringan melalui access point, access point akan menentukan
untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan perangkat tersebut untuk terhubung
dengan jaringan. Untuk melakukan ini, access point akan menjalankan
fitur kontrol pengaksesan yang dimilikinys. Kemudian fitur keamanan access
point akan bekerja.
Access
point akan mengenkripsi sandi, memeriksa kecocokan sandi pada access point
dengan sandi yang diberikan perangkat. Perangkat tersebut akan diijinkan
terhubung dengan jaringan jika sandi yang diberikan cocok. Selanjutnya access
point akan berfungsi sebagai DHCP yang memberikan alamat IP untuk perangkat
tersebut. Misalkan anda mencoba mengakses internet melalui jaringan wireless di
sebuah café, maka sirkuit jaringan nirkabel pada perangkat mobile anda akan
mengkoneksikan diri dengan access point pada café tersebut.
IV.
KESIMPULAN
Jaringan
komputer memiliki beberapa manfaat, yaitu bisa melakukan proses pengiriman data
secara cepat dan efisien, membantu berhubungan dan berkomunikasi dengan orang
lain, dll. Klasifikasi jaringan komputer dibedakan berdasarkan geografisnya,
fungsi, media transmisi yang digunakan, distribusi sumber informasi/data, dan
topologi jaringan.
V.
REFERENSI
1.
https://www.academia.edu/12317264/Makalah_Jaringan_Komputer
2.
https://www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-access-point/
3. https://mobsternet.blogspot.com/2016/10/makalah-perangkat-jaringan.html
4. https://www.ruangguru.co.id/pengertian-man-metropolitan-area-network-dan-fungsinya-lengkap/
5. https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/pengertian-lan.html
6.
https://ensiklopediasli.blogspot.com/2015/08/mengenal.jaringan.komputer.pan.personal.area.network.html













Komentar
Posting Komentar