Perangkat Jaringan Komputer

I. JUDUL
            “ Perangkat Jaringan Komputer 
II. LANDASAN TEORI
Jaringan komputer dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar dataprogram, dan sumber daya komputer lainnya, seperti media penyimpananprinter, dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah. Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resource (sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Jaringan komputer juga memiliki beberapa manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer, antara lain :  
1) Dapat saling berbagi (sharing) sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti harddisk printer, modem, dan lain sebagainya. Dengan demikian terjadi peningkatan efisiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware. 
2)   Dapat saling berbagai (sharing) penggunaan file yang ada pada server atau pada masing-masing workstation.
3)  Akses ke jaringan memakai nama, kata sandi, dan pengaturan hak untuk data-data rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi.
4)  Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat dan oleh orang-orang tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian pekerjaan yang sesuai.
5)  Mudah dalam melakukan backup data, karena manajemen yang tersentralisasi.
III. PEMBAHASAN
            Berikut jenis-jenis perangkat jaringan komputer :
1.      PAN ( Personal Area Network )

Pengertian Personal Area Network
PAN (Personal Area Network) adalah jaringan komunikasi satu perangkat lain dengan perangkat lainnya dalam jarak sangat dekat, hanya dalam beberapa meter saja. PAN atau Personal Area Network merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, telpon, ponsel, televisi sistem keamanan rumah yang berbasis data, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.
 Kontrol pada PAN dilakukan dengan authoritas pribadi, dan untuk teknologi yang digunakan antara lain Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth. PAN ini dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer, seperti USB dan Firewire.
PAN atau Personal Area Network adalah jaringan komputer digunakan untuk komunikasi antara perangkat komputer. Jangkauan dari PAN biasanya hanya beberapa meter. PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi intrapersonal).
Fungsi/Kegunaan Personal Area Network
1.      Menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
2.      Sebagai media komunikasi antara perangkat sendiri (komunikasi personal).
Karakteristik Jaringan PAN
1.      Kontrol dilakukan dengan authoritas pribadi.
2.      Data yang ditransmisikan bersifat khas dan personal karena digunakan hanya untuk kepentingan priadi.
3.      Merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti telpon, ponsel, komputer, laptop, televisi, sistem keamanan rumah berbasis komunikasi data personal, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.
4.      Teknik dan protokol yang digunakan pada jaringan PAN antara lain adalah Wireless Application Protocol (WAP), Wifi, Infrared, Bluetooth, dan sebagainya.
5.      Jangkauannya PAN biasanya hanya beberapa meter saja.
Contoh Penggunaan Jaringan PAN
Menghubungkan HP dengan Laptop menggunakan Bluetooth. Menghubungkan Mouse dengan Laptop menggunakan Bluetooth. Menghubungkan Printer dengan Laptop menggunakan Bluetooth.

Disamping itu Personal Area Network (PAN) merupakan jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat dekat dari satu orang. Perangkat mungkin atau tidak milik orang tersebut. Jangkauan dari PAN biasanya beberapa meter.

PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan internet (an uplink).

Personal area jaringan kabel mungkin dengan komputer bus seperti USB dan FireWire. A wireless personal area network (WPAN) juga dapat dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA, Bluetooth, UWB, Z-Wave, dan Zigbee.
Teknologi PAN
J Bluetooth PAN juga disebut piconet, dan  terdiri dari 8 sampai perangkat aktif dalam hubungan tuan-badak (yang sangat besar jumlah perangkat yang dapat dihubungkan pada "parkir" mode).
Perangkat Bluetooth pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat yang berkomunikasi dengan slave master. J piconet biasanya memiliki jarak 10 meter, walaupun berkisar hingga 100 meter dapat dijangkau di bawah keadaan ideal.
Inovasi baru dalam Bluetooth antena ada diizinkan untuk perangkat ini sangat melebihi jangkauan untuk mereka yang pada awalnya dirancang. Pada DEF CON 12, sekelompok hacker yang dikenal sebagai "Flexilis" berhasil tersambung dua perangkat Bluetooth lebih dari setengah mil (800 m) itu.
Mereka menggunakan antena dengan lingkup dan antena Yagi, semua terpasang ke senapan saham. J terpasang kabel antena ke Bluetooth kartu di komputer. Mereka kemudian dinamakan antena "The BlueSniper."
Skinplex, PAN teknologi lain, transmit melalui capacitive dekat bidang kulit manusia. Skinplex dapat mendeteksi dan berkomunikasi hingga satu meter dari tubuh manusia. Sudah digunakan untuk kontrol akses untuk mengunci pintu dan kemacetan perlindungan mobil di atap mobil.
Wireless PAN 
J WPAN (wireless personal area network) adalah jaringan area pribadi untuk jaringan yang terpusat di sekitar perangkat interconnecting perorangan dari kerja di mana sambungan nirkabel.
Umumnya, personal area jaringan nirkabel menggunakan beberapa teknologi yang memungkinkan komunikasi dalam waktu sekitar 10 meter. Dengan kata lain, yang sangat  jarak dekat. Salah satu teknologi Bluetooth, yang digunakan sebagai dasar untuk sebuah standar baru, IEEE 802, 15.
J WPAN dapat melayani semua interkoneksi ke komputer dan berkomunikasi biasa pada perangkat yang memiliki banyak orang di meja mereka atau membawa mereka dengan hari ini atau bisa melayani tujuan yang lebih khusus seperti mengizinkan ahli bedah dan anggota tim lainnya untuk berkomunikasi selama suatu operasi.
Kunci konsep dalam teknologi WPAN dikenal sebagai "plugging dalam". Dalam skenario yang ideal, jika dua WPAN dilengkapi perangkat menjadi dekat (dalam beberapa meter satu sama lain) atau dalam waktu beberapa kilometer dari server pusat, mereka dapat berkomunikasi seakan-akan terhubung dengan kabel.
Fitur penting lain adalah kemampuan masing-masing untuk mengunci perangkat dari perangkat lain yang selektif, perlu mencegah gangguan yang tidak sah atau akses informasi.Teknologi untuk WPAN adalah dalam masa pertumbuhan yang cepat dan proses pembangunan. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi operasi halus di antara rumah atau bisnis  perangkat dan sistem.
Setiap perangkat di dalam WPAN akan dapat menyambungkan ke perangkat lain yang sama dalam WPAN, asalkan mereka dalam berbagi fisik satu sama lain. Selain itu, seluruh dunia akan WPANs interkoneksi. Jadi, misalnya, sebuah situs dalam archeologist di Yunani mungkin menggunakan PDA akses langsung ke database di University of Minnesota di Minneapolis, dan untuk mengirimkan temuan ke database.
2. LAN ( Local Area Network )


Pengertian LAN 
LAN adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat kecil atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau di dalam satu ruangan saja.
Saat ini, sebagian besar LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dan dilengkapi perangkat switch dengan kecepatan tranfer data 10, 100, atau 1000 Mbits/ second. Selain itu, ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang banyak dipakai untuk membentuk LAN, dimana area yang menyediakan koneksi LAN berteknologi Wi-fi disebut dengan hotspot.
Pada umumnya jaringan LAN digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada di dalam wilayah kecil atau berdekatan. Misalnya jaringan komputer di dalam ruang laboratorium sekolah yang saling terhubung sehingga proses pertukaran data bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
Karakteristik LAN
1.      LAN berada dalam ruang lingkup geografi yang lebih sempit (area kantor, kampus, sekolah, dan rumah).
2.      LAN memiliki kecepatan perpindahan data yang lebih tinggi.
3.      LAN dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya jalur telekomunikasi. Dengan kata lain, LAN tidak membutuhkan akses internet.
Fungsi Jaringan LAN
Fungsi  utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat.
            Tujuan LAN adalah sebagai berikut:
1.      Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
2.      Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
3.      Untuk memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
4.      Membantu menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).
Komponen Dasar Jaringan LAN
1.      Workstation, yaitu node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
2.      Server, yaitu suatu hardware (perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan.
3.      Link, yaitu bagian dari jaringan LAN yang menghubungkan peralatan seperti workstation dan server secara fisik.
4.      Network Interface Card (NIC), yaitu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
5.      Network Software, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana mestinya.
Kelebihan LAN
1.      Berbagai sumber daya (resource), dengan LAN maka pengguna dapat saling berbagi sumber daya yang ada di setiap komputer.
2.      Data terpusat, data yang ada pada setiap komputer di dalam jaringan LAN dapat disimpan di satu tempat, yaitu di server. Dengan adanya server maka setiap pengguna dapat mengakses file yang ada di masing-masing kompuer.
Kekurangan LAN
1.      Keamanan yang rentan, hal ini terjadi karena setiap komputer dapat diakses oleh setiap penggunanya. Mungkin saja ada pengguna yang tidak dapat menjaga kerahasiaan data dan password yang dimilikinya sehingga pengguna tak sah dapat menerobos masuk.
2.      Masalah pada server pusat, jika terjadi masalah pada server pusat maka akan berakibat buruk pada seluruh jaringan LAN. Misalnya, jika server pusat terinfeksi virus maka seluruh komputer di dalam jaringan akan terinfeksi.
3.      Instalasi cenderung mahal, pada dasarnya biaya instalasi tergantung besarnya infrastruktur dan juga kondisi geografi, dan jenis topologi jaringannya. Namun, instalasi LAN pada umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
3. MAN ( Metropolitan Area Network )


Pengertian Man
MAN atau Metropolitan Area Network adalah sebuah jaringan komputer di dalam suatu kota, dengan transfer data yang berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi misalnya kampus, perkantoran, pemerintahan, dan lain sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan pada jaringan MAN ini diantara 10-50 Km, MAN merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor di dalam satu kota atau antara pabrik/instansi serta kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Di dalam jaringan MAN ini hanya ada satu atau dua buah kabel yang fungsinya sebagai pengatur paket data, melalui kabel output. Namun ada alasan utama dalam memisahkan MAN sebagai kategori yang khusus, yaitu telah ditentukannya standar untuk MAN. Standar ini sekarang sedang diimplementasikan. Standar itu disebut dengan DQDB atau (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah kabel, ialah unidirectional dimana semua komputer dihubungkan.
Ada dua jenis koneksi yang biasanya digunakan, yang pertama adalah koneksi dengan cara menggunakan wireless dan yang kedua menggunakan kabel fiber optik. Contohnya pada jaringan Bank atau sistem online perbankan. Setiap Bank tentu mempunyai kantor pusat dan kantor cabang. Dan di setiap kantor cabang atau pusat, tentu mempunyai LAN. Penggabungan LAN di setiap kantor akan membentuk sebuah jaringan MAN. Biasanya MAN menunjang data teks suara dan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel dan gelombang radio.
Fungsi MAN
Dalam membangun dan mengimplementasi sebuah sistem jaringan yang mengkolaborasikan antar server, yaitu untuk memenuhi kebutuhan internal perusahaan dan juga pemerintah dalam mengkoordinasikan suatu jaringan yang digunakan sehingga dapat melakukan kegiatan seperti misalnya messenger, chat,  video dan lain sebagainya dengan bandwidth lokal.
Kelebihan Jaringan MAN
MAN juga mampu mencakupi kawasan yang lebih luas dibanding dengan LAN. Jaringan MAN sering dioperasikan di bandara, dengan gabungan beberapa buah sekolah dan suatu daerah. Dengan mengoperasikan sebuah jaringan yang keterhubungan yang besar, maka informasi dapat disebarkan dengan lebih luas. Lebih cepat dan bermakna. Perpustakaan umum dan agen pemerintahan biasanya menggunakan jaringan MAN.
Kekurangan Jaringan MAN
MAN hanya berlaku jika komputer pribadi bisa bersaing atau sebagai terminal. Bila suatu komputer pribadi digunakan sebagai terminal, dan memindahkan file untuk membolehkan pengguna dalam mengambil file atau download dari hos atau menghantar data ke hos atau upload. Download file artinya membuka dan mengambil data dari komputer pribadi yang lain, dan menghantar komputer yang berkenaan dengan yang diminta oleh pengguna.
Keuntungan Jaringan MAN
1.      Server pada kantor pusat berguna sebagai pusat data dari kantor cabang.
2.      Transaksi yang real time yaitu data pada server pusat diupdate saat itu juga, misalnya pada ATM Bank pada wilayah nasional.
3.      Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).
Kerugian Jaringan MAN
1.      Biaya operasionalnya mahal.
2.      Instalasi dalam infrastrukturnya bukan hal yang mudah.
3.      Sulit bila terjadi trouble jaringan atau network trouble shoot.
4. WAN ( Wide Area Network )


Pengertian Jaringan WAN
Jaringan WAN adalah Jaringan area luas ,  merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Perangkat (Hardware) Utama Jaringan WAN
·         Router
LAN mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan menganalisa berdasarkan informasi alamat pada layer 3. Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke interface WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.  Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel, kontrol manajemen dan fleksibilitas.
·          CSU/DSU
Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai.  Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat  yang disebut CSU/DSU.
·         Modem
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan digital.  Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan memodulasi dan demodulasi sinyal.  Sinyal digital ditumpangkan ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan.  Pada sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal digital atau demodulasi.
·         Communication Server
Communication Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remote akses ke LAN.  Communication Server memiliki beberapa interface analog dan digital serta mampu melayani beberapa user sekaligus
Fungsi Jaringan WAN

·         Mengintegrasikan dan menggabungkan jaringan LAN dan MAN menjadi satu
·         Mempermudah dan mempercepat arus informasi dan komunikasi
·         Meningkatkan efisiesnsi perpindahan arus informasi
·         Menghemat biaya operasional
·          Mencegah terjadinya miskomunikasi
·          Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional
Standar Jaringan WAN
WAN menggunakan OSI layer tetapi hanya fokus pada layer 1 dan 2. Standar WAN pada umumnya menggambarkan baik metode pengiriman layer 1 dan kebutuhan layer 2, termasuk alamat fisik, aliran data dan enkapsulasi.  Dibawah ini adalah organisasi yang mengatur standar WAN.
Kelebihan jaringan WAN
·         Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
·         Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
·         Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
·         Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
·         Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
·         Biaya operasional mahal  karena maintenanya sangat luas.
·         Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
·         Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
·         Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

5. Komputer Server


Pengertian Komputer Server
Komputer server merupakan komputer yang melayani permintaan komputer client dengan menyediakan berbagai sumber daya seperti memori yang lebih besar, hardisk dengan kapasitas tinggi, printer yang bisa digunakan bersama dan lain-lainnya.
Fungsi Komputer Server
·         Melayani permintaan komputer client.
·         Menyediakan resource untuk di gunakan bersama baik itu perangkat keras ataupun berupa aplikasi agar dapat di gunakan di semua komputer client di dalam jaringan.
·          Mengatur lalu lintas data.
·         Menyimpan file, data untuk di akes bersama menggunakan file sharing.
·         Mengatur hak akses level dalam jaringan, sehingga tidak semua client bisa membuka data yang di simpan di komputer server.
·         Menyediakan database atau aplikasi yang dapat di jalankan di semua komputer.
·         Melindungi komputer client dengan memasang firewall atau anti malware di komputer server. . 
Jenis Komputer Server
Komputer server ada  berbagai jenis, seperti lokal server yang di gunakan khusus di jaringan lokal atau hosting server yang biasanya kita gunakan di internet.
Fungsinya pada dasarnya tetaplah sama, hanya mungkin penempatan dan tujuannya di buat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti webserver, database server, file server, game server, proxy server, printer,dsb
6.  Komputer Client

            Pengertian Komputer Client
Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk meminta layanan tertentu dari komputer server. Layanan tersebut bisa jadi data, file, gambar, printer, maupun yang lainnya. Oleh karena itu, di dalam komputer client dibutuhkan suatu aplikasi tertentu agar dapat mengakses layanan dari komputer server.
Akses yang diberikan komputer client pun cukup cepat karena tidak melakukan tugas lain dalam waktu bersamaan, seperti halnya komputer server. Oleh karena itu, komputer ini cukup baik digunakan sebagai sebuah sistem keamanan dan administrasi perusahaan, sebab akses yang dilakukan dapat dibatasi.
            Fungsi Komputer Client
·         Menjalankan sebuah program secara maksimal karena tidak terganggu dengan tugas lainnya.
·         Menjadi sistem keamanan administrasi bagi perusahaan atau instansi pemerintah lainnya.
·         Digunakan untuk mengakses beberapa data yang terdapat dalam komputer server dengan pembatasan tertentu.
7. HUB


            Pengertian HUB
Hub atau yang lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya asalkan masih dalam lingkup jaringan yang sama. Artinya komputer atau perangkat yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi antara satu sama lain.
Umumnya, perangkat hub memiliki banyak port ethernet yang tentunya berfungsi untuk menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain. Terhubungnya perangkat dengan port hub, maka artinya semua perangkat akan disambungkan pada jaringan LAN. Setelah itu barulah setiap perangkat bisa melakukan pertukaran data satu sama lain dengan sangat mudah.
Fungsi HUB
Hub memiliki fungsi agar suatu perangkat dapat saling terhubung satu sama lain dan sekaligus juga dapat berbagi mengenai berbagai macam informasi seperti dokumen dan file lainnya. Dengan demikian, komputer yang terhubung dengan hub bisa saling bertukar data. Biasanya hub ini menggunakan sistem jaringan LAN  kecil yang hanya memiliki kompleksitas jaringan yang tidak terlalu tinggi.
            Jemis HUB
·         Passive hub, adalah hub yang mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain yang terhubung dengan hub
·         Active hub, adalah hub yang menerima data dari perangkat yang terhubung dengan hub ini. Lalu kemudian mampu untuk memperkuat keamanan data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung pada hub tersebut
·         Intelligent hub, yakni adalah hub yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan yang berguna, sehingga dengan itu dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang terjadi pada hub tersebut
Cara Kerja HUB
Hub sebenarnya bekerja dengan menerima data dari perangkat yang terhubung, dan dapat mengirimkannya ke perangkat lain yang juga terhubung dengan port hub bersangkutan. Namun sayangnya, Hub tidak dilengkapi dengan fitur pemilihan pengiriman, sehingga perangkat ini tidak bisa mengetahui tujuan pengiriman data. Oleh sebab itu, hub akan mengirimkan data secara otomatis ke semua perangkat yang terhubung dengan hub.
Tidak dapat memilih tujuan pengiriman data rupanya membuat Hub dirasa tidak begitu efisien jikalau digunakan untuk mengirimkan data secara pribadi. Hal ini dikarenakan hub sendiri secara otomatis akan mengirimkan data ke semua port secara bersamaan, sehingga artinya akan membuat penggunaan bandwidth jaringan meningkat. Maka tidak heran apabila kita menggunakan hub kerap kali koneksi komputer akan menjadi lambat.
8. Switch


Pengertian Switch
Switch adalah pengalih jaringan atau sebuah alat yang menjalankan penghubung tidak terlihat penghubung penyekat (segmentation) dari banyak jaringan dengan mengalihkan dengan melihat alamat MAC. Switch pada jaringan dapat dipakai untuk menghubungkan komputer atau penghala pada sebuah area yang terbatas, Switch juga bekerja di lapisan data terhubung (data link). Cara kerja Switchmirip pada jembatan (bridge), namun Switch mempunyai beberapa port menjadikan sering disebut dengna multi port bridge (jembatan pancaporta).
Fungsi Switch
Fungsi Switch adalah untuk manajemen lalu lintas yang ada di sebuah jaringan komputer, Switch mempunyai tugas mentransfer suatu paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat. Switch ini juga juga mempunyai fungsi mencari jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan pengiriman paket data yang efisien tujuannya.
Jenis-Jenis Switch
·         Switch layer 2 , adalah switch yang operasi data link layer terdapat pada lapisan model OSI. Switch dapat meneruskan paket dengan melihat alamat MAC tujuan, switch juga dapat menjalankan fungsi bridge antar segmen-segmen LAN (Local Area Network) sebab switch mengirimkan paket-paket data dengan cara melihat alamat yang akan ditujukan tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
·         Switch layer 3 , adalah switch yang terletak di network layer yang berada di lapisan model OSI. Dimana switch dapat meneruskan paket data memakai IP Addres. Switch layer 3 (tiga) biasa disebut dengan switch routing maupun switch multilayer.
Adapun beberapa tipe switch antara lain sebagai berikut:
·         ATM Switch, ialah mode transfer yang dibuat berupa sel-sel. Maksud asinkronus adalah mengulang sel yang mengandung informasi dari user dengan tidak menggunakan periodik.
·         ISDN Switch (Integrated Services Digital Network) , Switch atau Frame Relay Switch Over ISDN ini seringkali ada di Service Provide bekerja seperti pada switch, tetapi mempunyai perbedaan pada interface yang dipakai dalam bentuk ISDN card atau ISDN router.
·         DSLAM Switch, A Digital Subscriber Line Access Multiplexer (DSLAM, baca dee-lam) membuat telepon garis untuk membuat koneksi cepat ke internet. Digital Subscriber Line Acces Multiplexer ini adalah perangkat jaringan, yang berada di bursa telepon dari penyedia layanan.
Layanan yang terhubung ke beberapa pelanggan Digital Subscriber Lines (DSLs) dengan kecepatan tinggi backbone internet line memakai multiplexing teknik. Dengan ditempatkannya DSLAMs pada lokasi terpencil dengan sentral telepon, perusahaan telepon menyediakan layanan DSL ke lokasi sebelumnya pada luar jangkauan efektif.
·         Ethernet Switch, Switch Ethernet merupapan LAN interkoneksi perangkat yang bekerja di lapisan data-link (lapisan dua) dari model referensi OSI, saklar pada dasarnya serupa dengan jembatan, tetapi mendukung jumlah yang lebih besar dari segmen LAN tersambung dan mempunyai kemampuan manajemen yang lebih banyak.
LAN modern semakin diganti media bersama diaktifkan, dengan melakukan instalasi switch etherne dan jembata di tempat hub dan repeater. Partisi logis ini adalah lalu lintas ke perjalanan hanya beberapa segmen jaringan pada jalur antara sumber dan tujuan.
Cara Kerja Switch
Cara kerja Switch adalah dengan menerima paket data dari suatu port lalu akan melihat MAC (Media Acces Control) tujannya dan juga membantun suatu koneksi logika dengan port yang telah terhubung dengan node maupun perangkat tujuan.
Sehingga selain port yang dituju tidak dapat menerima paket data yang dikirimkan dan akan mengurangi adanya tabrakan data atau dinamakan dengan collision. Setiap perangkat yang terhubung ke port tertentu, MAC addresnya dan akan dicatat di MAC address table yang nantinya akan disimpan di memori chache switch
9. Bridge



Pengertian Bridging (Bridge)
Bridge merupakan sebuah alat yang bisa menghubungkan suatu jaringan komputer yakni LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge tersebut bisa menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda (contohnya seperti Ethernet atau juga Fast Ethernet), atau tipe jaringan yang serupa lainnya. Bridge ini juga ialah alat yang dapat mempelajari alamat link yang terdapat pada tiap-tiap perangkat yang terhubung dengannya danjuga dapat mengatur alur frame itu dengan berdasarkan alamat tersebut.
Macam Jenis Bridge
·         Bridge Lokal
Bridge Lokal ini merupakan jenis bridge paling sederhana. Bridge lokal ini dipergunakan yakni sebagai pemecahan jaringan pada lokasi yang berdekatan, serta biasanya dapat/bisa dilakukan dengan menggunakan koneksi kabel biasa.
·         Bridge Remote
Bridge Remote ini merupakan jenis bridge yang digunakan untuk membuat suatu bentuk WAN yang basicnya itu merupakan LAN. Jadi suatu jaringan LAN itu dapat dibuat menjadi jaringan yang lebih luas dengan menggunakan bridge remote. Dengan begitu, komunikasi antara instansi yang memiliki lokasi cukup jauh dapat/bisa tetap terjalin dengan menggunakan koneksi jaringan LAN.
·         Bridge Wireless
Bridge wireless ini terkadang diimplementasikan pada penggunaan hotspot. Bridge wirelless ini akan menggabungkan koneksi kabel dengan koneksi tanpa kabel. Untuk dapat menerima sinyal data, memakai kabel, sedangkan untuk dapat meneruskan serta mentransmisikan data, itu digunakan koneksi wirelees atau nirkabel.
Fungsi Bridging (Bridge)
o   Untuk Penghubung antara 2 Jaringan di Tempat Jauh
o    Otonomi dari beberapa Jaringan
o   Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan
Cara Kerja Bridge
Untuk dapat memahami cara kerja bridge, bridge ini bisa disamakan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater ini bekerja yakni dengan proses menerima sinyal yang datang dari sebuah kabel jaringan dan juga melaksanakan amplifikasi pada sinyal itu, lalu kemudian itu mengirimkan sinyal ituke kabel jaringan yang lainnya. Repeater itu juga melakukan proses ini secara buta tanpa mengamati isi pesan yang terkandung di dalam sinyal tersebut.
Kelebihan Bridge
Kelebihan dari bridge ini Ialah hanya dapat bekerja pada lapisan Data Link, sehingga dari hal tersebut tidak dapat terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. serta bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti misalnya NetBEUI serta LAT yang tidak harus dilayani oleh router.
Kekurangan Bridge
Bridge ini mempunyai kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi dengan melalui jalur atau protokol yang berbeda. serta bridge juga hanya dapat meneruskan paket dari satu (1) jaringan ke jaringan yang lain dengan kecepatan 10 MBPS. dan juga Bridge juga hanya dapat meneruskan transmisi itu tanpa dapat menerjemahkan komunikasi antar protokol.
10. Router


            Pengertian Router
Router adalah suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.
Router juga suatu hardware jaringan komputer yang berfungsi untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat komputer ke perangkat lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.
Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP lain.
Fungsi Router
Fungsi utama dari setiap router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
·         Untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya.
·         Untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain
·         Untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.
Jenis-Jenis Router
·         Berdasarkan Pengaplikasiannya
1. Router Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem operasi komputer sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja layaknya router. Beberapa aplikasinya diantaranya : Wingate, WinProxy, Winroute, Spygate
2. Router Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk : Membagi alamat IP (IP address), Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
3. Router PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router. Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut yaitu : Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64, terdapat LAN Card, Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.
·         Berdasarkan Mekanismenya
1. Router Statis, yaitu router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan) dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
2. Router Dinamis, yaitu router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.
3. Router Wireless, yaitu router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.
11. Kabel Jaringan


Pengertian Kabel Jaringan
Kabel jaringan adalah sebuah perangkat keras komputer, yang mana berbentuk seperti kabel serta dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sebagai penghubung. Kabel jaringan digunakan agar bisa menghubungkan dari satu perangkat jaringan ke perangkat lainnya ataupun menghubungkan 2 hingga lebih komputer untuk dapat berbagi daya. Kabel jaringan berperan sebagai media transmisi yang terarah di dalam jaringan komputer.
Kabel jaringan sendiri memiliki beberapa tipe yang memang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, topologi jaringan yang digunakan, ukuran jaringan, kondisi, dan protocol. Ada 3 tipe kabel jaringan yang banyak digunakan saat ini. Berikut ini penjelasannya lebih detail terkait setiap tipe kabel jaringan:
·         Kabel Coaxial
Jenis kabel yang mana di dalamnya terdapat 2 penghantar, salah satu penghantar berada di tengah kabel sedangkan penghantar lainnya dikelilingi dengan penghantar lainnya dengan pola seperti melingkar. Prinsip dari kabel coaxial ini adalah menghantarkan arus atau sinyal yang berasal dari sumber menuju tujuan yang diinginkan.
Namun sayangnya jenis kabel ini memang sudah mulai ditinggalkan dikarenakan jenis port yang digunakan untuk konektor BNC agak sulit ditemukan di dalam perangkat komputer atau jaringan. Tak hanya itu saja, instalasi untuk jenis kabel ini hanya daoat dilakukan oleh orang yang benar benar ahli di bidangnya dikarenakan butuh keahlian ekstra saat memasang konektor.
·         Kabel Twisted Pair
Kabel jaringan yang terdiri dari beberapa kabel berpasangan. Sama hal nya dengan jenis kabel coaxial, prinsip kerja dari kabel twisted pair adalah menghantarkan arus atau sinyal yang berasal dari sumber. Kabel twisted pair terbagi dalam beberapa jenis, yaitu kabel STP (Shielded Twisted Pair) dan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair).
Kabel STP memiliki pembungkus yang berbahan dasar tembaga atau alumunium foil, material pembungkus ini memang dirancang agar dapat mengurangi gangguan elektrik yang biasa sering terjadi. Dan untuk kabel UTP merupakan kabel yang didalamnya terdapat 4 pasang kabel yang terpilin, hampir sama dengan kabel telepon. Kabel Twisted Pair dapat menjangkau hingga 100 meter, tidak lebih dari jarak tersebut. Untuk kecepatannya sendiri beragam, mulai 10 Mb/detik hingga 10000 Mb/detik.
·         Kabel Fiber Optik
Untuk jenis kabel jaringan yang satu ini menggunakan material tembaga untuk media penghantarnya. Kabel ini berbahan dasar serat kaca atau plastic dengan ukuran yang sangat tipis.
Karena berbahan dasar kaca, maka tentu saja sinyal yang dikirim melalui fiber optic merupakan cahaya yang berasal dari sumber munju tujuan. Sehingga tidak heran jika transmisi menggunakan jenis kabel ini akan lebih cepat dibandingkan dengan jenis kabel jaringan lainnya. Hanya saja seringkali terjadi noise saat kabel tertekuk.
Fungsi Kabel Jaringan
Fungsi kabel jaringan adalah agar dapat mentransmisikan data-data yang di dapatkan dari server dan ditransmisikan ke komputer client atau user. Tentu saja proses transmisi data ini menggnakan konektivitas dengan menggunakan kabel. Kehadiran jaringan kabel tentu saja dapat membangun sebuah jaringan hanya dengan mengkoneksikan kabel pada server, user, serta perangkat keras yang ada di dalam jaringan.
Penggunaan kabel jaringan lebih murah dan menjangkau seluruh pelosok dibandingkan dengan wireless. Sehingga penggunaan kabel jaringan masih cukup populer di kalangan masyarakat saat ini.
Kabel jaringan merupakan salah satu perangkat keras dari komputer yang berbentuk seperti kabel yang dirancang khusus serta memiliki kriteria tertentu untuk bisa menjadi penghubung. Dapat dikatakan jika kabel jaringan merupakan media transmisi terarah yang ada di dalam jaringan komputer.
Selain itu penggunaan dari kabel jaringan juga perlu dukungan berbagai macam perangkat keras yang berkualitas dan memadai, sehingga proses transmisi dan transfer data akan lebih baik dan terhindar dari gangguan.
Kelebihan Kabel Jaringan
·         Kabel jaringan lebih menjangkau hingga daerah-daerah pelosok yang belum terdapat akses wireless
·         Biaya untuk membangun menggunakan kabel jaringan lebih murah dibandingkan dengan wireless
·         Jaringan lebih stabil saat mentransmisikan data
·         Tidak terpengaruh dengan cuaca di sekitar
Kekurangan Kabel jaringan
·         Membutuhkan banyak kabel, apalagi untuk jaringan yang luas dan besar
·         Dalam penempatan kabel, jangan sampai terjadi masalah seperti kabel robek akibat digigit hean pengerat.
·         Instalasinya melibatkan banyak kabel sehingga membuat tampilannya tidak terlihat rapi
12. Wireless Adapter


            Pengertian Adapter             
Wireless adapter adalah yang di pakai oleh komputer client untuk menerima dan mentrasmisikan sinyal.Wireless adapter mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan sebuah access ponit,tetapi lebih sederhana.Apabila dalam sebuah access point terdapat memory maupun processor,maka pada wireless adapter penggunaanya tidak sekompleks access point.
Wifi adapater atau wireless adapter adalah perangkat hardware yang dipasang pada komputer agar komputer tersebut dapat terhubung dengan jaringan wireless atau jaringan wifi.
Wifi adapter selalu terpasang pada sisi klien wifi. Wireless sendiri berarti koneksi tanpa kabel, antara komputer dengan komputer lain terhubung dengan menggunakan gelombang electromagnet. Banyak sekali koneksi wireless, antara lain jaringan GSM, Satelit VSAT, 4G, CDMA, Radio FM, TV dan Radio komunikasi lainnya.
WiFi sendiri adalah salah satu jenis jaringan tanpa kabel atau wireless yang menggunakan gelombang electromagnet sebagai media penghantar dan beroperasi pada frequency 2.4 GHz dan 5 GHz. Setiap perangkat yang akan terhubung ke jaringan wifi harus tersedia dengan WiFi adapter.
            Jenis Wifi Adapter
A. WiFi Adapter Single band
WiFi adapter single band adalah wifi adapter yang beroperasi pada satu jenis frequency saja, bisa 2.4 GHz bisa juga 5 GHz. Jenis sinyal yang dikirim oleh wifi single band adalah satu jenis sinyal saja, yaitu yang menggunakan frequency, 2.4 atau 5 GHz saja.
Jika kita menggunakan wifi adapater 2.4 GHz maka kita cuma bisa mengirimkan dan menerima sinyal dari perangkat WiFi yang menggunakan Fequency 2.4 GHz saja. Sama halnya jika kita menggunakan wifi adapater 5 GHz maka kita cuma bisa mengirimkan dan menerima sinyal dari perangkat WiFi yang menggunakan Fequency 5 GHz saja.
Bagaimana caranya saat kita menggunakan wifi adapater single band tapi ingin menangkap sinyal dari perangkat wifi yang berbeda frequency. Tidak ada cara lain selain mengganti wifi adapater dengan frequency yang sesuai.
Misalnya jika kita menggunakan freq 2.4 GHz tapi ingin menangkap sinyal dari wifi 5 GHz, maka yang mesti kita lalukan adalah mengganti wifi adapter 2.4 dengan 5 GHz. Jadi kita mesti menyiapakan dua wifi adapter sekaligus, 2.4 dan 5GHz, dan harus berganti-ganti sesuai dengan kebutuhan atau keperluan kita.
B. Wifi adapter dual band
Menggunakan dua buah wifi adapter single band tidak praktis sehingga dibuatlah sebuah perangkat hardware wifi adapter tunggal yang dapat beroperasi atau bekerja dengan dua frequency sekaligus.
Dengan WiFi adapater dual band kita dapat mengirim dan menerima dua jenis sinyal sekaligus, yaitu yang menggunakan frequency 2.4 GHz dan 5 GHz melalui satu perangkat wifi adapater yang sama. Jadinya kita tidak perlu berganti-ganti perangkat wifi adapter lagi.
Pilihan penggunaan frequency wifi tergantung pada jenis sinyal yang dipancarkan oleh perangkat Wifi Access Point sebagai pusat koneksi. Wifi adapter hanya menyesuaikan dengan sinyal dari Wifi access point atau AP router yang ada di jaringan.
Frequency 2.4 GHz dan 5 GHz memiliki karakter yang bertolak belakang, Freq 2.4 GHz memiliki kelebihan jangkauan yang jauh sedangkan wifi 5 GHz memiliki kelebihan pada bandwidth yang besar.
Jika anda ingin memasang menjadikan wifi pada komputer atau laptop anda dapat bekerja atau tersambung ke jaringan wifi 2.4 dan 5 GHz tanpa harus menggunakan dua wifi adapter maka anda harus menggunakan wifi adapter jenis dual Band.
13. Access Point


Pengertian Access Point
Access point adalah sebuah perangkat dalam jaringan komputer yang dapat menciptakan jaringan lokal nirkabel atau WLAN (Wireless Local Area Network). Access point akan dihubungkan dengan router atau hub atau switch melalui kabel Ethernet dan memancarkan sinyal wifi di area tertentu. Untuk dapat terhubung dengan jaringan lokal yang telah dikonfigurasikan tersebut, perangkat harus melalui access point.
Access point terdiri dari antenna dan transceiver, dan bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima sinyal dari dan untuk client server. Access point tidak dapat mengatur aliran data seperti router, access point hanya akan menyambungkan atau tidak menyambungkan suatu perangkat yang mencoba untuk terhubung dengan jaringan, berdasarkan benar atau tidaknya password yang diberikan pengguna perangkat.
Fungsi Access point
·         Untuk mengizinkan atau menolak perangkat yang memiliki akses wifi (misalnya laptop, PDA, smartphoe, dkk)
·         Untuk terhubung dengan jaringan lokal yang sama.
·         Untuk memancarkan atau mengirimkan sinyal koneksi data dan internet melalui gelombang radio.  
·         Untuk mengatur agar access point berfungsi sebagai DHCP (Dynamicc Host Configuration Protocol) Server.
·         Untuk mengatur akses yang didapatkan suatu perangkat.
·         Untuk menerapkan fitur keamanan Wired Equivalent Privacy atau WEP dan Wi-Fi Protected Access atau WAP.
Cara Kerja Access point
 Access point bekerja dengan menyediakan koneksi antara jalur data sinyal RF yang dibentuk oleh wifi dengan jalur data elektrik yang dibentuk oleh kabel Ethernet. Selain itu, access point juga melakukan pengontrollan akses, enkripsi data, toleransi kesalahan, serta manajemen jaringan.
Access point umumnya disandingkan dengan Router. Ketika terdapat perangkat client yang mencoba mengakses jaringan melalui access point, access point akan menentukan untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan perangkat tersebut untuk terhubung dengan jaringan. Untuk melakukan ini, access point akan menjalankan fitur kontrol pengaksesan yang dimilikinys. Kemudian fitur keamanan access point akan bekerja.
Access point akan mengenkripsi sandi, memeriksa kecocokan sandi pada access point dengan sandi yang diberikan perangkat. Perangkat tersebut akan diijinkan terhubung dengan jaringan jika sandi yang diberikan cocok. Selanjutnya access point akan berfungsi sebagai DHCP yang memberikan alamat IP untuk perangkat tersebut. Misalkan anda mencoba mengakses internet melalui jaringan wireless di sebuah café, maka sirkuit jaringan nirkabel pada perangkat mobile anda akan mengkoneksikan diri dengan access point pada café tersebut.
IV. KESIMPULAN
Jaringan komputer memiliki beberapa manfaat, yaitu bisa melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien, membantu berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain, dll. Klasifikasi jaringan komputer dibedakan berdasarkan geografisnya, fungsi, media transmisi yang digunakan, distribusi sumber informasi/data, dan topologi jaringan.
V. REFERENSI
1.       https://www.academia.edu/12317264/Makalah_Jaringan_Komputer
2.      https://www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-access-point/
3.      https://mobsternet.blogspot.com/2016/10/makalah-perangkat-jaringan.html
4.      https://www.ruangguru.co.id/pengertian-man-metropolitan-area-network-dan-fungsinya-lengkap/
5.      https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/pengertian-lan.html
6.      https://ensiklopediasli.blogspot.com/2015/08/mengenal.jaringan.komputer.pan.personal.area.network.html


Komentar