Performasi Jaringan



I. JUDUL
            “ Performasi Jaringan “
II. LANDASAN TEORI
Komunikasi data merupakan salah satu teknologi telekomunikasi yang berkembang sangat pesat, khususnya pada implementasi IP. Layanan-layanan yang berbasiskan IP juga ikut merasakan dampaknya dengan adanya standardstandard yang terus berkembang pada network layer ini, oleh karena itu komunikasi data juga mengalami akselerasi.
 Banyak sekali aplikasi yang berbasiskan komunikasi data dan saat ini tidak hanya beroperasi di LAN (Local Area Network), tetapi juga di WAN (Wide Area Network). Aplikasi-aplikasi terebut membutuhkan suatu tingkat jaminan layanan (Quality of Service/QoS) untuk dapat beroperasi. Oleh karena itu, QoS sudah sepatutnya diketahui oleh banyak pihak, seperti penyedia infrastruktur, LAN administrator, WAN administrator, service provider, yang memang berhubungan dengan komunikasi data. Internet menjadi worldwide commercial data network dan menjadi dasar untuk electronic commerce serta dapat memanage public data service termasuk intranet.
Bertambah banyaknya customer, kecepatan koneksi yang semakin cepat, meningkatnya trafik backbone dan munculnya aplikasi-aplikasi baru telah membuat internet menjadi elemen yang penting dalam dunia komunikasi yang modern. Untuk menjaga agar kompetitif, network operator dan internet service provider (ISP) harus dapat memcahkan dua masalah utama : bertambahnya backbone traffic demmand yang kontinu dan menyediakan Quality of Service (QoS) yang bagus untuk trafik tersebut
III. PEMBAHASAN
1.    PENGERTIAN PERFORMASI JARINGAN ( QOS )
Quality of Service (QoS) atau Kualitas layanan adalah metode pengukuran yang digunakan untuk menentukan kapabilitas jaringan, seperti Aplikasi jaringan, host, atau router untuk menyediakan layanan jaringan yang lebih baik dan lebih terencana yang memenuhi kebutuhan layanan.
Quality of Service (QoS) adalah arsitektur ujung ke ujung dan bukan milik jaringan. QoS suatu jaringan berhubungan dengan kecepatan dan keandalan penyediaan berbagai jenis data dalam suatu komunikasi.
QoS memungkinkan administrator jaringan untuk memprioritaskan lalu lintas tertentu. QoS memberikan kemampuan untuk mendefinisikan atribut layanan yang disediakan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Tujuan QoS adalah untuk memberikan kualitas layanan yang selaras dengan persyaratan layanan jaringan
2.    PENGERTIAN QoS MENURUT PARA AHLI
·         Menurut Gunawan (2008), Quality of Service (QoS) adalah kemampuan elemen jaringan, seperti aplikasi jaringan, host, atau router, untuk memiliki beberapa jaminan bahwa elemen jaringan dapat memenuhi kebutuhan suatu layanan.
·         Menurut Kamarulloh (2009), Quality of Service (QoS) adalah kemampuan untuk menyediakan layanan yang berbeda untuk lalu lintas jaringan dengan kelas yang berbeda untuk menyediakan layanan jaringan yang lebih baik dan terencana dengan bandwidth khusus, jitter, dan kemampuan kehilangan kehilangan latensi yang terkontrol.
·         Menurut Ningsih et al. (2004), Quality of Service (QoS) adalah kemampuan jaringan untuk memberikan layanan yang lebih baik untuk transit traffic. QoS digunakan untuk mengukur tingkat kualitas Internet TCP / IP atau koneksi jaringan intranet.
·         Menurut Wulandari (2016), Quality of Service (QoS) adalah metode untuk mengukur kapasitas jaringan dan mencoba untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat suatu layanan. QoS digunakan untuk mengukur sekumpulan atribut kinerja yang telah ditentukan dan ditugaskan ke layanan.
3.    JENIS QoS
1. Intrinsic QoS
Intrinsic QoS adalah kualitas layanan jaringan yang diperoleh melalui: 1. Desain teknis jaringan, yang menentukan karakteristik koneksi melalui jaringan. 2. Kondisi akses jaringan, terminasi, dan koneksi antar sakelar yang menentukan jaringan sudah cukup untuk menangani semua permintaan pengguna. Dengan kata lain, QoS intrinsik dapat dijelaskan dengan parameter kinerja jaringan seperti latensi, throughput, dan lainnya.
2. Perceived QoS
Perceived QoS adalah kualitas layanan jaringan yang diukur ketika layanan digunakan. QoS yang dirasakan sangat tergantung pada kualitas QoS intrinsik dan pengalaman pengguna layanan serupa. Namun, QoS yang dirasakan ini diukur oleh peringkat rata-rata opsi pengguna.
3. Assessed QoS
Assessed QoS merujuk kepada seberapa besar keinginan pengguna untuk terus menggunakan layanan tertentu. Hal ini memengaruhi keinginan pengguna untuk membayar layanan yang mereka gunakan. QoS tertimbang sangat tergantung pada QoS yang dirasakan masing-masing pengguna.
4.    JENIS LAYANAN QoS
1. Best Effort Service
Best-effort service adalah model layanan di mana aplikasi mengirim data kapan pun dibutuhkan dalam jumlah berapa pun tanpa terlebih dahulu meminta otorisasi atau memberi tahu jaringan. Untuk layanan upaya terbaik, jaringan mengirim data tanpa jaminan keandalan atau kecepatan aktual bila memungkinkan.
2. Integrated Service
Integrated service adalah layanan berbagai model yang dapat memenuhi persyaratan QoS yang berbeda. Dalam model ini, aplikasi memerlukan jenis layanan tertentu dari jaringan sebelum mengirim data. Aplikasi menginformasikan jaringan tentang profil lalu lintas dan membutuhkan jenis layanan tertentu, yang mungkin termasuk permintaan bandwidth dan penundaan. Aplikasi ini harus mengirim data hanya setelah menerima konfirmasi dari jaringan.
3. Differentiated Service
Differentiated service adalah layanan dari banyak model yang dapat memenuhi persyaratan QoS yang berbeda. Tidak seperti model layanan bawaan, aplikasi yang menggunakan layanan berbeda tidak secara eksplisit melaporkan router sebelum mengirim data.
5.    MANFAAT QoS
·         Memberikan prioritas pada aplikasi kritis di jaringan.
·         Maksimalkan penggunaan investasi jaringan yang ada.
·         Meningkatkan kinerja untuk aplikasi yang sensitif terhadap penundaan seperti suara dan video.
·         Merespon perubahan arus lalu lintas di jaringan.
6.    MENGIMPLEMENTASIKAN Qos
QoS dapat diimplementasikan pada situasi congestion management atau congestion avoidance. Teknik-teknik congestion management digunakan untuk mengatur dan memberikan prioritas trafik pada jaringan di mana aplikasi meminta lebih banyak lagi bandwidth daripada yang mampu disediakan oleh jaringan. Dengan menerapkan prioritas pada berbagai kelas dari trafik, teknik congestion management akan mengoptimalkan aplikasi bisnis yang kritis atau delay sensitive untuk dapat beroperasi sebagai mana mestinya pada lingkungan jaringan yang memiliki kongesti. Adapun teknik collision avoidance akan membuat mekanisme teknologi tersebut menghindari situasi kongesti.
Melalui implementasi QoS di jaringan ini, network administrator akan memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk mengontrol aliran dan kejadiankejadian yang ada di trafik pada jaringan. Pentingnya QOS Ada beberapa alasan mengapa kita memerlukan QoS, yaitu: Untuk memberikan prioritas untuk aplikasi-aplikasi yang kritis pada jaringan. Untuk memaksimalkan penggunaan investasi jaringan yang sudah ada. Untuk meningkatkan performansi untuk aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap delay, seperti Voice dan Video.
Untuk merespon terhadap adanya perubahan-perubahan pada aliran trafik di jaringan. Saat ini di kebanyakan jaringan di perkantoran tidak begitu memperhatikan QoS. Namun, dengan berkembangnya aplikasi-aplikasi, misalnya mulicast, streaming multimedia, dan Voice over IP (VoIP) kebutuhan akan QoS akan semakin terasa. Terlebih lagi aplikasi-aplikasi tersebut terhadap jitter dan delay dan performansi yang buruk akan sangat terasa pada end user. Dalam hal ini seorang network administrator dapat melakukan tindakan manajemen proaktif untuk aplikasi-aplikasi sensitif yang baru dengan mengaplikasikan teknik-teknik QoS pada jaringan.
7.    QoS PADA JARINGAN
QoS adalah singkatan dari Quality of Service yang bisa diterjemahkan secara bebas sebagai bentuk jaminan kualitas untuk suatu layanan. Istilah ini terkenal di bidang jaringan, karena istilah ini banyak digunakan di sana.
Dari sudut pandang pengguna, perlu untuk mengukur kualitas yang sebenarnya dialami oleh pengguna, yang disebut “kualitas pengalaman” berdasarkan persepsi dan kepuasan pengguna. Oleh karena itu, QoS harus memantau kepuasan pelanggan. Ini jelas subyektif dan tergantung pada sejumlah faktor untuk pengguna akhir.
Qos bertujuan untuk menyediakan layanan berkualitas berbeda untuk berbagai kebutuhan layanan di jaringan IP Sebagai contoh untuk menyediakan bandwidth tertentu, mengurangi packet loss, mengurangi waktu tunda, dan menunda waktu perubahan dalam proses transmisi.
8.    PARAMETER QoS
1. Bandwidth
Bandwidth adalah lebar rentang frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam media transmisi. Bandwidth sering digunakan sebagai sinonim untuk laju data (kecepatan transmisi), yaitu jumlah data yang dapat diangkut dari satu titik ke titik lain dalam jumlah waktu tertentu (biasanya dalam detik).
2. Throughput
Kecepatan aktual adalah kapasitas aktual jaringan untuk transmisi data. Biasanya kecepatan aktual selalu tergantung pada bandwidth dalam kondisi nyata. Bandwidth lebih kencang saat throughput dinamis, tergantung pada apa yang terjadi lalu lintas.
Kecepatan aktual adalah kecepatan transmisi data efektif yang diukur dalam bps. Throughput adalah jumlah total kedatangan paket yang berhasil diamati di tujuan selama interval waktu tertentu dibagi dengan durasi interval waktu.
3. Jitter
Jitter adalah perubahan dalam latensi penundaan paket atau perubahan waktu kedatangan. Jitter juga didefinisikan sebagai gangguan komunikasi digital atau analog yang disebabkan oleh perubahan sinyal karena referensi posisi waktu. Kehadiran jitter ini dapat menyebabkan hilangnya data, terutama dalam transmisi data berkecepatan tinggi. Banyak hal yang dapat menyebabkan jitter, termasuk:
·         Panjang antrian dalam waktu pemrosesan data.
·         Peningkatan lalu lintas yang tiba-tiba mengarah ke kehilangan dan antrean bandwidth.
·         Kecepatan paket yang diterima dan dikirim oleh setiap node juga dapat menyebabkan jitter.
4. Packet Loss
Packet Loss adalah parameter yang menggambarkan kondisi yang menunjukkan jumlah total paket yang hilang. Kehilangan paket ini dapat terjadi karena tabrakan jaringan dan kemacetan. Hilangnya paket adalah kesalahan saat mentransfer paket data untuk mencapai tujuan, yang disebabkan oleh beberapa kemungkinan:
·         Kemacetan lalu lintas di jaringan.
·         Kemacetan dalam jaringan.
·         Kesalahan yang terjadi pada disk fisik.
·         Kesalahan yang terjadi di sisi penerima dapat disebabkan, antara lain, oleh luapan yang terjadi di buffer.
5. Latency
Latency adalah total waktu tunda paket yang disebabkan oleh proses transfer dari satu titik ke titik lain menuju tujuannya. Keterlambatan dalam jaringan adalah keterlambatan pemrosesan, keterlambatan pengemasan, keterlambatan serialisasi, keterlambatan buffer jitter, dan keterlambatan jaringan.
9.    DROPBOX
·      PENGERTIAN DROPBOX
Dropbox adalah tempat penyimpanan media dalam awan/cloud dan sarana untuk sinkronisasi antar perangkat.  Dropbox juga dimanfaatkan untuk kegiatan berbagi file. Dropbox menjamin data-data Anda aman sekalipun perangkat Anda hilang atau rusak.
Penyimpanan data menggunakan harddisk, flashdisk dan berbagai perangkat keras lainnya kini sudah bukan zamannya lagi. Di era canggih yang disebut-sebut era digital seperti sekarang ini, internet merajai segala bidang termasuk salah satunya dalam  hal penyimpanan data
Aplikasi penyimpanan data online ini menyediakan beberapa cara untuk mengakses file yang kita simpan di antaranya yang paling mudah adalah melalui web dropbox.com bisa juga dengan aplikasi yang diinstal di laptop atau smartphone. Selain berfungsi sebagai media penyimpanan cloud dropbox juga bisa digunakan untuk sharing file. Saya sendiri bersama tim menggunakan dropbox untuk sharing file. Saat satu file diubah maka semua orang yang diinvite pada file tersebut akan dapat segera melihat perubahan secara real time, seperti layaknya berbagi file melalui jaringan LAN/WiFi, bedanya dropbox menggunakan jaringan internet jadi meskipun berada di tempat yang berbeda kami tetap bisa berkerja bersama.
·      FUNGSI DROPBOX
A.    Mencadangkan Foto di Smartphone
B.     Berbagi Video dengan Cepat ke Tujuan yang Tidak Memiliki Layanan Dropbox
C.     Menjamin Keamanan Data
D.    Memungkinkan Anda Mengerjakan Tugas Bersama-sama
E.     Menyimpan dan Berbagi File
F.      Membawa Dokumen ke Mana Saja
G.    Mengerjakan Dokumen Bersama-sama
H.    Apapun File yang tersimpan 100% Aman
·      CARA MENGGUNAKAN DROPBOX
Sebelum menggunakan dropbox sebaiknya kita mengintall aplikasinya di komputer kita. Dropbox tersedia di windows, linux dan mac jadi kita bisa berbagi file lintas OS. Setelah mendaftar, unduh aplikasinya di http://www.dropbox.com, buka file yang sudah kita unduh lalu install seperti menginstall aplikasi lainnya. Setelah terinstall nantinya di laptop Anda akan muncul satu folder baru bernama “Dropbox”. Kita bisa menggunakannya seperti biasa seperti membuat folder baru, memindahkan file dsb semua file yang ada di folder tersebut akan di upload dan disimpan di server dropbox untuk bisa Anda akses dari device atau dari tempat lain. Dropbox menyediakan 2GB gratis ruang penyimpanan, jika Anda membutuhkan lebih banyak ruang penyimpanan maka bisa mengupgrade ke versi berbayar
·      FITUR-FITUR DALAM DROPBOX
1. Dropbox Pro (US$8,25 / bulan)
Paket Dropbox Pro menyediakan space berukuran 1 TB, sudah terenkripsi dengan AES 256-bit dan SSL, kemudian bisa dipadukan juga dengan MS Office 365, namun dalam paket pro pemulihan file hanya diberi waktu sampai 30 hari saja.
2. Dropbox Business (US$12,50 / pengguna / bulan)
Paket Dropbox business menyediakan space unlimited, dan semua fitur yang ada dalam paket dropbox pro juga pasti tersedia didalam paket ini, dengan fitur-fitur tambahan lainnya, seperti pemulihan file yang terhapus dengan tidak dibatasi pada jumlah hari, kemudian ada fitur grup untuk perusahaan, create folder untuk tim, dukungan dasbor panel admin, dukungan untuk pengelolaan folder tim, ada catatan terperinci untuk aktifitas anggota dan tim, dapat melakukan kegiatan audit pada catatan dengan berbagai kejadian file, bisa memberikan kontrol pembatasan untuk file berbagi, terdapat dukungan email prioritas, dan terakhir dukungan melalui telepon dan obrolan.
3. Dropbox Enterprise (Harga, Hubungi Customer Service)
Paket Dropbox Enterprise menyediakan semua paket yang ada pada paket-paket sebelumnya, dengan terdapat beberapa tambahan lagi, seperti terdapat dukungan manajemen mobilitas perusahaan, pelatihan lanjutan untuk pengguna akhir dan admin, dan yang terakhir adalah fitur manajer kesuksesan akun khusus.
IV. KESIMPULAN
Pembangunan infrastruktur informasi dan komunikasi saat ini mengarah kepada suatu infrastruktur jaringan masa depan (next generation network, NGN). Jaringan NGN tersebut ditandai dengan tersedianya berbagai layanan informasi dan komunikasi yang dapat dipilih dan dinikmati oleh pemakai. Pemakai tidak lagi hanya sebatas membutuhkan layanan telepon, tetapi juga layanan data seperti SMS, , penjelajahan Internet, transfer file, chatting, belanja elektronik, sampai dengan layanan multimedia seperti konferensi video atau videopon. Berbagai layanan di atas hanya dapat disediakan oleh infrastruktur yang memungkinkan pengembangan berbagai layanan informasi dan komunikasi. Saat ini infrastruktur tersebut adalah infrastruktur NGN yang berbasis Internet Protocol (IP) atau lebih dikenal sebagai jaringan Internet.
Jaringan Internet adalah sebuah jaringan informasi dan komunikasi yang memiliki arsitektur terbuka (open architecture), yang memberikan kebebasan kepada pemakai untuk berkreasi menciptakan berbagai layanan dan aplikasi di atasnya. Sehingga seiring dengan perkembangan waktu, semakin kita jumpai berbagai layanan yang dapat berjalan di atas jaringan Internet. Dengan semakin dibutuhkannya berbagai layanan informasi dan komunikasi, ternyata isu kualitas layanan atau quality of service, QoS menjadi begitu penting.
Jaminan QoS berhubungan dengan seberapa baik kualitas suatu layanan tertentu dapat dinikmati oleh pemakai. Layanan di sini adalah semua layanan informasi dan komunikasi di jaringan Internet, baik itu layanan data, layanan telepon, maupun layanan multimedia. Jaminan QoS sendiri menyediakan kualitas layanan yang berbedabeda untuk setiap layanan yang dibutuhkan. Hal ini dimaksudkan juga untuk mengoptimalkan kinerja jaringan Internet itu sendiri. Masing- masing layanan mempunyai kebutuhan sumber daya jaringan yang berbeda-beda, misalnya layanan tidak menghendaki pengiriman waktu nyata tetapi dibutuhkan pengiriman data yang akurat.
Hal ini berbeda dengan layanan telepon yang membutuhkan pengiriman waktu nyata, tetapi dengan mentolerir adanya beberapa paket hilang selama proses pengirimannya. Karena perbedaan karakter berbagai layanan inilah yang menjadikan pentingnya memberikan jaminan QoS yang disesuaikan dengan kebutuhan kualitas masing-masing layanan tersebut.
Dalam usaha menjaga dan meningkatkan nilai QoS, dibutuhkan teknik untuk menyediakan utilitas jaringan, yaitu dengan mengklasifikasikan dan memprioritaskan setiap informasi sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Contohnya, terdapat paket data yang bersifat sensitif terhadap delay tetapi tidak sensitif terhadap packet loss seperti VoIP, ada juga paket yang bersifat sensitif terhadap packet loss tetapi tidak sensitif terhadap delay seperti transfer data. Untuk itu perlu dilakukan pengklasifikasian paket dan pengurutan prioritas paket dari yang paling tinggi sampai terendah.
REFERENSI


Komentar