Web Server
I.
JUDUL
“ Web Server “
II.
LANDASAN TEORI
Web server merupakan aplikasi server yang melayani permintaan HTTP atau HTTPS dari browser
dan mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman-halaman web. Halaman-halaman
web yang dikirim oleh web server biasanya berupa file-file HTML dan CSS yang
nantinya akan diparsing atau ditata oleh browser sehingga menjadi
halaman-halaman web yang bagus dan mudah dibaca
III.
PEMBAHASAN
1.
Pengertian Web Server
Pengertian
Web Server adalah suatu perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi
untuk menerima permintaan (request) dari client atau browser berupa halaman
website melalui protokol HTTP/ HTTPS, lalu merespon permintaan tersebut dalam
bentuk halaman website berupa dokumen HTML atau PHP.
Web
Server adalah software yang berfungsi sebagai pemberi layaan kepada web client
(browser) seperti Chrome, Mozilla, Opera, Safari, dan lainya, agar browser
tersebut dapat menampilkan halaman website yang diminta.
2.
Sejarah Web Server
Tahun
1989, Tim Berners-Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN (European
Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk
mempermudah pertukaran informasi antar para peneliti dengan menggunakan sistem
hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee
menulis dua program komputer:
-
Sebuah peramban yang dinamainya sebagai
WorldWideWeb
-
server web pertama di dunia, yang kemudian
dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.
Dari
tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta efektifitas atas teknologi yang
digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui World Wide Web membuat
kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi agar dapat
digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun kelompok. Awalnya adalah
organisasi penelitian, kemudian berkembang dan digunakan di lingkungan
pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam industri bisnis.
Tahun
1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World Wide Web
Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan-pengembangan lanjut atas
teknologi-teknologi terkait lainnya (HTTP, HTML, dan lain-lain) melalui proses
standardisasi.
3.
Pengertian Web Server
menurut Para Ahli
-
NUGROHO
Menurut
Nugroho, Web Server adalah sebuah bentuk dari server yang khusus digunakan
untuk menyimpan halaman website atau home page. Sebuah komputer dapat dikatakan
sebagai web server apabila komputer tersebut memilki suatu program server yang
disebut PWS (Personal Web Service) .
-
KHAIRIL
Menurut
Khairil, Web Server adalah suatu software atau perangkat lunak yang menjadi
tulang belakang atau tulang punggung dari sebuah world wide web (www).
-
SOLOCHIN
Menurut
Solichin, Web Server adalah sebuah perangkat lunak yang terinstall di dalam
komputer server, yang berfungsi untuk menerima permintaan dan juga request
berupa halaman website melalui HTTP atau HTTPS dari user atau client, kemudian
mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman web yang berbentuk dokumen HTML.
4.
Fungsi Web Server
Fungsi
utama web server yaitu sebagai alat untuk memproses berbagai berkas yang
diminta oleh klien, lalu memberikan respon dalam bentuk halaman web. Halaman
website tersebut terdiri dari teks, gambar, dokumen, video dan lain sebagainya.
Jadi,
setiap pengguna internet membuka halaman website, maka terjadi permintaan
(request). Selanjutnya, apabila alamat IP atau domain website yang diminta
benar, maka web server akan memberikan respon dengan menampilkan data atau file
yang ada di database website tersebut pada pengguna.
5.
Jenis – jenis Web Server
-
Apache
Web Server
Pada
mulanya, Apache Web Server adalah suatu software open source (perangkat lunak
terbuka) yang merupakan alternatif dari netscape yang kemudian sejak bulan
april 1996 menjadi server web yang terkenal dan sangat sering digunakan di
internet.
Pada
awalnya, Apache berasal dari suatu server web populer yang pengembangannya pada
tahun 1995 yang bernama NCSA HHTPd 1.3 yang memiliki sejumlah perubahan besar
terhadap kode sumbernya (patch). Karena banyaknya patch pada perangkat lunak
tersebut sehingga disebut server yang memiliki banyak patch.
Namun
pada halaman FAQ di situs web resminya, disebut jika “Apache” dipilih untuk
menghormati suku asli Indian Amerika Apache (Inde), yang dikenal karena
keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa
mengandung kode sumber dari NCSA. Web server ini bisa berjalan di sistem operasi
berbasis Unix atau Linux.
-
Apache
Tomcat Web Server
Meski sama berada dibawah lisensi
Apache Software Foundation, Apache Tomcat Server dipisah dari Apache Web Server
karena terdapat perbedaan fungsi antara keduanya. Perbedaan apache web server
dan apache tomcat web server yakni Apache web server dibuat untuk melayani
aplikasi HTTPd seperti PHP atau Perl, sedangkan Apache Tomcat Web Server dibuat
untuk melayani aplikasi servlet seper JSP.
Apache
tomcat web server merupakan salah satu servlet atau web container yang populer
di sekitar pemrograman web java. Apache tomcat bersifat open source dan
menguasai sekitar kurang 1% dari semua pangsa pasar web server pada masa
sekarang ini.
-
Nginx
Web Server
Nginx Web Server dirilis pada 04
Oktober 2004. Data Netcraff per bulan mei 20015 memberikan bahwa nginx
menguasai sekitar 15% dari total pangsa pasar web server yang ada sekarang ini,
dengan jumlah situs lebih dari 120 juta situs.
Nginx
bisa dibilang lebih stabil dan menghemat source, sehingga banyak web master
yang mempunyai spesifikasi server tidak begitu besar, lebih untuk memilih dan
memakai nginx dibandingkan web server gratis lainnya. Selain mendukung sistem
operaasi Linux seperti Centos, Debian, Redhat dan Ubuntu, Nginx juga mendukung
pada beberapa versi dari sistem operasi Windows dan Solaris.
-
Lighttpd
Web Server
Lighttpd Web Server
pertama kali dirilis pada maret tahun 2003. Meski usianya bisa dibilang lebih
tua dari Nginx, namun pengguna Lighttpd lebih sedikit daripada dengan pengguna
Nginx. Sekarang ini Lighttpd menguasai kurang dari setengah persen total pangsa
pasar web server di dunia. Lighttpd bisa berjalan pada sistem operasi Windows,
Linux, dan sistem Operasi Unix lainnya.
6.
Kelebihan dan Kekurangan Web
Server
-
Kelebihan
1) Open
Source
2) Proses
instalasinya mudah
3) Mudah
untuk dikustomisasi (Apache hanya punya 4 file konfigurasi) ataupun menambah
peripheral dalam web servernya
4) Bisa
digunakan di berbagai platform mesin dari mainframe sampai embedded system
5) Ada
komunitas yang besar sehingga mudah mencari solusinya jika ditemukan masalah
6) Mudah
dicari di internet.
7) Server
Apache otomatis berkomunikasi dengan clientnya untuk mendapatkan tampilan web
terbaik.
8) Keamanannya
bagus dan bisa menggunakan SSL (Secure Socket Layer) Tidak bisa mengatur load
seperti IIS sehingga akan terus memfork proses baru sampai dalam batas yang
diijinkan OS. Akan memudahkan penyerang karena RAM akan cepat habis.
- Kekurangan:
1) Mudah
diserang oleh DoS (pada Apache versi 1.3 dan versi 2 sampai versi 2.0.36)
2) Apache
tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang
dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya secara
hati-hati untuk merusak format baris log akses.
7.
Web Server LiteSpeed
Litespeed
web server merupakan teknologi baru yang diciptakan untuk menggantikan Apache
Web Server di masa mendatang. Litespeed menurut hasil riset mempunyai kelebihan
yaitu 50% lebih cepat dalam memproses PHP dan lebih cepat 6x dibandingkan
Apache Web Server.
Kelebihan
Litespeed Web server:
1) Performa
PHP mampu meningkat 50%
2) Mampu
melebihi performa Apache hingga 6x lebih cepat.
3) Pembatasan
validasi HTTP request
4) Anti
DDoS
5) Pencegahan
System Overloading
6) Recover
dari kegagalan secara langsung dan otomatis
7) Kompatibel
dengan Cpanel, Plesk dan direct admin
8) Dukungan
kompatibilitas dengan mod_security request filtering
9) Kompatibel
dengan Apache .htaccess.
8.
Web Server IIS ( Internet
Information Service )
Internet
Information Service (IIS) adalah komponen yang dapat digunakan untuk mengelola
web, File Transfer Protocol (FTP), Ghoper, dan NNTP. Komponen IIS terdapat pada
sistem operasi Windows NT ,Windows 2000, Windows XP, 7 dan Windows Server 2003.
Pada
Windows 98, supaya dapat mengelola Web diperlukan komponen Personal Web Server
(PWS) walaupun tidak terdapat fasilitas untuk FTP. PWS juga merupakan bagian
dari IIS. Komponen PWS terdapat pada CD master Windows 98 dan terletak pada
direktori \add-ons\pws. Instalasi PWS dapat dilakukan dari :\ADD-ONS|PWS|SETUP.
Komponen
pendukung IIS antara lain :
1) Protocol
jaringan TCP/IP.
2) Domain
Name System (DNS).
3) Direkomendasikan
untuk menggunakan format NTFS demi keamanan
4) Software
untuk membuat situs web, salah satunya Microsoft FrontPage.
Kelebihan
:
1) Lebih
kompatibel dengan Windows karena memang IIS adalah keluaran Microsoft
2) Unjuk
kerja untuk PHP lebih stabil, handal, dan cepat
3) Adanya
kemampuan diagnostik untuk pelacakan kesalahan (bisa dikustomisasi)
Kekurangan:
1) Untuk
platform .NET, user hanya bisa menggunakan IIS
2) Memiliki
score tertinggi dari web server lainnya untuk masalah bug
3) Tidak
gratis (web server berbayar)
4) Port
80 (Port untuk layanan web) sangat mudah diserang oleh cracker
5) Keamanan
file log juga sangat mudah ditembus sehingga system password pun akan mudah
didapatkan
9.
Paket Web Server
1. XAMPP
Terdiri
dari Apache web server, MySQL, PHP, Perl,
FTP server dan phpMyAdmin. Apache dapat diinstall di berbagai sistem
operasi Linux, Solaris, Windows dan Mac OS X. Besar file 53.7 MB.
2. WampServer
Terdiri
dari Apache, PHP5 dan MySQL.
Sistem operasi yang didukung Windows. WampServer dilengkapi dengan
manager service, dengan tray icon yang memudahkan dalam mengelola server.Besar file 2.1 MB.
3. EasyPHP
4. PHPTriad
Terdiri
Apache, Mysql, PHP dan PHPMyAdmin. Hanya dapat di Windows. Besar file
13.5 MB.
5. FoxServ
Terdiri
dari Apache, mySQL,
PHP, PEAR, Zend dengan versi yang terbaru. Sistem Operasi yang dapat diinstal
Windows dan Linux. Saat instalasi PHP sebagai modul sedang PEAR dan ZEND sebagai
pilihan. Besar File 28.9 MB.
6. AppServ
Terdiri
dari Apache, MySQL,
PHP, dan phpMyAdmin dengan semua komponen yang lengkap. Sistem operasi yang
didukung Windows dan Linux. Besar file 17.2 MB.
10. Web Server sebagai Hardware
Web
Server (untuk membedakannya saya gunakan awalan kapital) bertugas menjadi
tempat penyimpanan skrip, gambar, maupun konten halaman website. Web
Server harus dapat diakses dari seluruh wilayah yang mempunyai koneksi
internet.
Web
Server bisa didapatkan dari layanan penyedia hosting Indonesia terbaik yang
sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa persyaratan yang bisa menjadi
pertimbangan memilih penyedia layanan server hosting untuk website . Server harus
cepat, mempunyai kapasitas penyimpanan yang besar, dan memiliki
kapasitas RAM yang memadai.
11. Web Server sebagai Software
Fungsi Web Server sebagai
Software adalah sebagai perangat luna yang melayani permintaan browser
IV.
KESIMPULAN
Web
Server adalah sebuah aplikasi server yang melayani permintaan HTTP atau HTTPS
dari browser dan mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman-halaman
web. Fungsi utama dari Web Server adalah menempatkan situs web, selain
situs web, web server dapat pula digunakan untuk peyimpanan data ataupun untuk
menjalankan sejumlah aplikasi. Macam-macam Web Server yang terkenal dan
yang sering digunakan adalah Apache dan Microsoft Internet
Information Service (IIS).
Uniform
Server memiliki kelebihan seperti Uniform Server juga memungkinkan para
pengembang aplikasi Web untuk menguji aplikasi yang dibuat dengan Apache, PHP,
MySQL dan Perl tanpa menempatkan pekerjaan pada dedicated server atau shared
hosting, dan kekurangannya Banyak memakan resource memory karena paket web
server ini bersifat portable maka kita harus membuat folder penyimpanan secara
manual.
REFERENSI
Komentar
Posting Komentar